DJ Donny
JAKARTA — Kreator konten DJ Donny menyatakan
bahwa keluarga Wakil Presiden Gibran Rakabuming telah menormalisasi tarian ini
di kalangan pejabat. Terlebih lagi, tarian ini pertama kali dipraktikkan oleh
ayahnya, Jokowi, saat menjabat sebagai presiden.
Pernyataan ini ia sampaikan menanggapi laporan bahwa Gibran
kesal dengan tarian tersebut. DJ Donny menyampaikan pernyataan tersebut dalam
sebuah podcast bersama Dr. Richard Lee. Dalam video yang beredar, Dr. Richard
awalnya menyatakan bahwa Gibran kesal dengan tarian para pejabat.
"Kesel kenapa? Dia kok yang menormalisasi joget-joget.
Coba cari kontennya. Ini perlu nih. Tim kreatif coba cari kontennya," kata
DJ Donny dikutip dari video podcast yang diunggah di Instagram
@drlchannel.official, Sabtu (30/8/2025).
"Dia pernah ngomong, apa salahnya joget-joget. Yang
menormalisasi joget-joget dia kok," sambungnya.
Bahkan, kata dia, joget-joget di istana dinormalisasi oleh
bapaknya, Presiden ke-7 Jokowi. Hal yang tak pernah dilakukan di jaman Susilo
Bambang Yudhoyono (SBY).
"Yang menormalisasi joget-joget di istana bapaknya
(Jokowi). Zaman SBY ada(kah) joget-joget di istana? Nggak ada. Nyanyi ada.
Joget nggak ada. Sampai masak semua joget, nggak ada," ucapnya.
"Apa dibilang nggak suka. Nggak usah lo cuci tangan.
Nggak suka gue," tambahnya.
Bahkan, ia menegaskan kerusakan Indonesia hari ini bermula
dari keluarganya.
"Semua awal mula kerusakan bangsa ini dari keluarga
dia," tegasnya.
Ia menjelaskan maksudnya. Dimulai dari perubahan konstitusi,
sampai rencana perubahan UU Pilkada.
"Konstitusi udah bener dirusak sama dia. Belum tahun
lalu, bulan Juni. Demo di DPR akibat DPR disuruh mengubah UU Pilkada agar
menguntungkan Kaesang jadi calon kepala daerah. Karena umurnya belum cukup
waktu itu," bebernya.
DJ Donny menegaskan, apa yang ia ungkapkan bukan berita
bohong. Tapi fakta.
"Ini fakta. Yang gua sampaikan ini hal-hal yang terjadi.
Gue nggak mungkin bicara hoaks," pungkasnya. (fajar)