Articles by "Metropolis"

Tampilkan postingan dengan label Metropolis. Tampilkan semua postingan

Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono/Ist 

 

SANCAnews.id – Masalah banjir di Jakarta belum teratasi. Padahal, di era kepemimpinan Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, banjir di Jakarta semakin sering terjadi.


Menurut Heru, curah hujan di Jakarta saat ini sedang berada pada titik tertingginya. Rata-rata mencapai 200 milimeter atau di atas kapasitas drainase.


"Kemarin intensitas hujan 200 milimeter lho, 180 milimeter saja, kalau hujannya empat jam, DKI sudah kewalahan," kata Heru, saat ditemui di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (25/3).


Hujan deras juga menyebabkan banjir di kawasan Tegal Alur, Jakarta Barat. Di lokasi itu, banjir terjadi selama 24 jam, atau lebih dari satu hari sejak Sabtu (23/3) hingga Minggu.


Eks Wali Kota Jakarta Utara itu pun meminta maaf kepada warga Jakarta atas banjir yang menggenangi beberapa titik.


"Semuanya, mohon dimaklumi, dan saya mohon maaf di Jakarta Barat kemarin juga tergenang lebih dari 24 jam," pungkas Heru. (rmol)


Banjir yang menggenang di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat menyebabkan lalu lintas lumpuh total. Genangan air cukup dalam terjadi di depan Samsat Jakarta Barat. 
 

SANCAnews.id – Banjir yang menggenangi Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat menyebabkan arus lalu lintas (lalu lintas) lumpuh total. Ada genangan cukup dalam di depan Samsat Jakarta Barat. Akibatnya kemacetan terjadi di ruas jalan Daan Mogot, Cengkareng, Kamal hingga Rawa Buaya.


Dikutip dari akun X Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, traffic light Cengkareng menuju Rawa Buaya dialihkan karena terjadi kemacetan. Kendaraan diputarbalikkan di depan Gedung Samsat Daan Mogot, Jakarta Barat.


"11.17 Satlantas Jakbar melakukan rekayasa lalu lintas di Traffic Light Cengkareng yang menuju arah Rawa Buaya dialihkan berputar balik di depan Samsat Jakbar Jalan Daan Mogot. Ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas," tulis TMC Polda Metro, Jumat (22/3/2024). 


Tim MNC Portal yang memantau langsung Jumat siang (22/3/2024), pukul 14.00 WIB, ketinggian air sudah mulai surut dan bisa dilewati kendaraan. Kendati masih ada sepeda motor yang mogok akibat menerjang banjir. 


Lalu lintas yang macet lumpuh total juga terjadi dari ruas jalan Rawa Buaya arah Kamal atau Bandara. Termasuk Jalan Daan Mogot arah Kalideres-Tangerang yang juga terjadi kemacetan. 


Dari persimpang Cengkareng arah Grogol juga terjadi kepadatan. Pantauan MNC Portal, halaman dan parkir kendaraan Samsat Jakarta Barat juga ikut terendam banjir. (sindonews)


Relawan pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (AMIN) menurunkan bendera NasDem di Rumah Pemenangan AMIN, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2024). 

 

SANCAnews.id – Salah satu pasangan relawan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (AMIN) menurunkan bendera NasDem di Rumah Pemenangan AMIN, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2024).


Para relawan itu menurunkan bendera NasDem karena kesal dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yang mengucapkan selamat kepada Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka terpilih menjadi presiden dan wakil presiden.


Para relawan tersebut mengaku tergabung dalam Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) atau dari generasi muda putra-putri purnawirawan dan putra-putri Tentara Nasional Indonesia serta Kepolisian Republik Indonesia.


"Betul karena di barisan komando saya selalu siap. Saya setiap aksi ngelihat ada baliho Jokowi saya hancurkan," ungkap dia, di Rumah Pemenangan Timnas AMIN, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2024). 


"Karena beliau (Surya Paloh) sudah berkumpul dengan mereka. Menurut berita NasDem ini sudah menerima hari keputusan dan mengucapkan selamat," sambung dia. 


Dia merasakan betul-betul miris dengan keadaan demokrasi saat ini. "Indonesia dipimpin rezim komunis selama dua periode," tegasnya. 


Namun dia mengklaim bahwa aksi menurunkan bendera tersebut tanpa dikomando oleh pihak mana pun. Bahkan, aksi tersebut tidak dihadang oleh Timnas AMIN, tak terlihat satu pun anggota Timnas AMIN untuk mencegah aksi tersebut, padahal berada di kandang sendiri. (tvone)


Mantan Danjen Kopassus Soenarko/Net 

 

SANCAnews.id – Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen (Purn) Soenarko menyebut ada kecurangan pada pemilu 2024. Kecurangan ini memicu Soenarko dan sejumlah masyarakat berdemonstrasi di gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) besok.


"Di sini, (kecurangan) yang paling menonjol adalah campur tangan Jokowi sebagai presiden," kata Soenarko, saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Ahad, 17 Maret 2024.


Dia menyebutkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi turut cawe-cawe mendukung pasangan nomor urut dua. Pasangan nomor urut dua di pemilihan presiden 2024 adalah Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Jokowi, kata dia, menggunakan fasilitas negara, aparat negara, terutama kepala desa. "Kepala desa dikumpulkan dan intimidasi," tutur dia.


Dia mengatakan, ada juga keterlibatan aparat kepolisian maupun anggota Tentara Nasional Indonesia untuk digerakkan mendukung salah satu pasangan calon. Tak hanya itu, kecurangan lain, dia menjelaskan, terjadinya pembagian bantuan sosial (bansos) secara masif.


Anggaran yang dipakai untuk bansos berlipat kali meningkat. "Semuanya untuk menguntungkan pasangan nomor dua. Dan Prabowo pasti tahu," tutur purnawirawan bintang dua itu. Saat Prabowo tahu kecurangan itu, tutur dia, artinya Prabowo ikut mendukung kecurangan tersebut.


Menurut dia, bansos yang digelontorkan itu untuk menggaet pemilih. Dia menerangkan, para pemimpin yang lahir dari proses pemilu curang, tidak akan menghasilkan kepemimpinan yang baik. "Mau pimpin negara ini lebih bagus? Enggak bakalan," ujar Soenarko.


Selain itu, persoalan lain muncul di penyelenggara pemilu, seperti KPU. Seperti alat bantu penghitungan suara sementara bernama Sirekap itu menghasilkan jumlah suara secara bermasalah. "Itu kan sudah karu-karuan menunjukkan angka. Bahkan katanya ini sudah dirancang," tutur dia.


Selain itu, Sirekap yang sebelumnya menampilkan grafik penghitungan perolehan suara pasangan calon presiden dan wakil presiden serta pemilihan legislatif, itu telah dinonaktifkan. "Kami curiga. Apalagi (server) Sirekap ada luar negeri," tutur dia.


Menurut dia, kecurangan Pemilu 2024 itu bisa disaksikan secara jelas melalui film Dirty Vote. Film dokumenter itu menampilkan dugaan kecurangan pemilihan presiden tersebut secara gamblang. "Itu kecurangan yang dibuat dan tidak ada keterbukaan," tutur dia.


Sebab itu, Soenarko mengatakan akan berunjuk rasa di depan gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 18 Maret 2024. Dia mengakui demonstrasi mengkritik KPU itu diperkirakan melibatkan ribuan orang.


Dia juga mengatakan mantan Ketua Muhammadiyah Din Syamsudin akan berunjuk rasa pada 19 Maret di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat. "Kalau bisa, saya bisa bergabung juga," tutur dia. Din mengaku akan berunjuk dari di DPR pada Selasa, 19 Maret 2022, pukul 14.00 WIB. (tempo)


Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono/Net 

 

SANCAnews.id – Pegiat media sosial Reiza Patters mengungkapkan, rasa iri Plt Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono terhadap calon presiden nomor satu Anies Baswedan membuat masyarakat ibu kota menjadi korban.


Pasalnya, tindakan Heru Budi menutup sumur resapan yang dibangun Anies Baswedan menyebabkan Jakarta kebanjiran, sehingga Reiza berharap yang bersangkutan mendapat balasan sesuai dengan perbuatannya.


"Astagaaaaa.. Kok ya tolol amat ya? Dengki Heru yang bikin rakyat Jakarta jadi korban.. Semoga diberikan balasan setimpal deh ya… Aamiin…," ucap Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) itu, dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Selasa (12/3).


Melansir dari gelora.co, berdasarkan unggahan akun media sosial X @Malika6027, diketahui bahwa Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menutup sumur resapan di sejumlah ruas jalan.


Akun tersebut menyebut Heru Budi sengaja telah menutup sumur resapan dengan pengaspalan untuk menutup rekam jejak Anies Baswedan saat menjadi Gubernur DKI Jakarta, dan hal tersebut menurutnya menjadi penyebab Jakarta kembali terendam banjir.


“Dibalik banjir di 15Ruas Jakarta kemarin ternyata penutup sumur resapan sudah tertutup dengan aspal dan mulus lagi, bener-bener kerja nyata nih pak Heru untuk menghilangkan rekam jejak PakAnies,” ujar @Malika6027.


Dalam unggahannya, ia menyertakan tiga foto, yaitu tangakapan layar pemberitaan salah satu media nasional dan dua foto banjir. Pada foto tangkapan layar disebut penutupan sumur resapan berada di Jalan Karang Tengah, Lebak Bulus III, dan Jalan Agraria.


Namun berdasarkan penelusuran Kompas.com pada Rabu (6/3/2024), sumur resapan Jalan Karang Tengah Raya, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, masih ada, namun beberapa lubang di deretan sumur resapan Jalan Karang Tengah Raya tertutu lubang.


Murtani, earga berusia 49 tahun mengaku tidak mengetahui adanya pengaspalan sumur resapan di Jalan Karang Tengah Raya, setidaknya dalam setahun belakangan. 


“Ah, baru dengar kabar itu (sumur resapan ditutup). Sumur resapan air memang sejak pertama kali dibikin, memang begitu adanya. Enggak ada (diaspal),” katanya. (populis)




Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono/Net 
 


SANCAnews.id – Sejak dilantik menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menggantikan Anies Basewan yang masa jabatannya habis pada 16 Oktober 2022. Pj Gubernur Heru Budi Hartono menjadi pusat perhatian masyarakat Jakarta dan lintas sektor.


Keputusan Pj Gubernur Heru Budi Hartono yang terkesan melanggar batasan konvensional menuai reaksi beragam hingga menimbulkan perdebatan sengit di kalangan pendukung dan pengkritiknya.


Dilansir Hops.ID dari postingan Instagram @bigalphaid pada Senin, 11 Maret 2024, berikut beberapa kebijakan PJ Gubernur Heru Budi Hartono yang menuai kontroversi:


1. Pembatalan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU)

Belum lama ini, media sosial diramaikan dengan keluhan salah satu mahasiswa karena Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) dicabut secara sepihak oleh PJ Gubernur Jakarta. Hal ini menambah daftar kebijakan kontroversial yang ditempuh Heru Budi.


2. Penanganan Kampung Bayam

Kampung Bayam adalah wilayah yang digusur demi pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) pada masa pemerintahan sebelumnya. Namun, hingga saat ini, warga eks Kampung Bayam belum mendapatkan akses yang layak. Heru Budi menganjurkan pindah ke rusun lain, namun warga menolak.


3. Penutupan Sumur Resapan

Heboh di media sosial, kabar tentang penutupan sumur resapan dengan aspal menjadi sorotan. Beberapa warga mengklaim bahwa tindakan ini menyebabkan wilayah terkena banjir, namun pihak terkait membantah dan menilai banjir terjadi karena curah hujan yang ekstrem.


4. Pencabutan Layanan Internet Gratis JakWIFI

Heru Budi mencabut layanan internet gratis JakWIFI yang merupakan program dari pemerintahan sebelumnya. Ketika ditanya, Heru Budi menyalahkan Diskominfotik Jakarta atas keputusan ini.


5. Penundaan Proyek LRT ke JIS

Pembangunan rute Light Rail Transit (LRT) fase 2A dari Kelapa Gading menuju JIS terpaksa ditunda atas keputusan dari ratas yang dipimpin oleh Presiden Jokowi. Hal ini menuai kritik dari masyarakat.


6. Pemotongan Uang Kartu Lansia Jakarta

Selama kepemimpinan Heru Budi, uang Kartu Lansia Jakarta (KLJ) dipotong 50% dari Rp600 ribu menjadi Rp300 ribu per bulan. Alasan di balik pemotongan ini adalah untuk penambahan kuota, namun kebijakan ini tetap menuai pro dan kontra.


“Heru Budi resmi dilantik sebagai PJ Gubernur Jakarta sejak 17 Oktober 2022. Penunjukan Heru Budi sebagai Pj Gubernur Jakarta dilakukan oleh Presiden Jokowi dan bukan dipilih rakyat melalui pilkada,” sebut @bigalphaid.


Tentang pemilihan gubernur Jakarta, ada rumor bahwa pilkada akan ditiadakan dan Gubernur selanjutnya akan dipilih langsung oleh presiden.


Namun, hal ini dibantah oleh Mendagri Tito Karnavian, meski jika benar, kemungkinan Pj Gubernur selanjutnya juga akan menghadapi tantangan kebijakan yang kontroversial. (**)



Wajah Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono dalam spanduk acara paasar sembako murah. (Instagram/@herubudihrtono) 


SANCAnews.id – Belum selesai persoalan KJMU, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono kembali membuat heboh masyarakat dengan spanduk sembako murah yang menampilkan wajahnya.


Tentu saja spanduk sembako murah bergambar wajah Heru Budi menjadi sorotan karena terjadi di setiap kegiatan sembako murah yang pasti dihadiri sejumlah warga penerima bantuan tersebut.


Selain itu, keberadaan foto Heru Budi dalam spanduk tersebut mungkin memiliki makna sebagai persiapan Heru untuk mencalonkan diri dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024. Dengan begitu, masyarakat DKI Jakarta akan memilih dirinya jika ia mencalonkan diri dalam Pilgub 2024.


Di sisi lain, sebagian netizen ikut menyoroti keberadaan foto Heru Budi dalam spanduk sembako murah tersebut. Mereka menilai bahwa hal ini mungkin merupakan upaya kampanye terselubung yang dilakukan oleh tim Heru.


Padahal, beberapa permasalahan yang melibatkan PJ Gubernur DKI Jakarta ini masih belum terselesaikan secara optimal, seperti masalah banjir dan KJMU. Dengan adanya foto Heru Budi dalam spanduk tersebut menjadi isu baru yang terus mendapat kritik dari netizen.


"Anggaran nya dialihkan buat kampanye terselubung Heru utk pilgub DKI 2024," tutur akun @ibnoe45.


Meskipun demikian, menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Suharini Eliawati, pemasangan gambar Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono pada spanduk program sembako murah dianggap tidak perlu menjadi perdebatan.


"Emang kenapa gitu kan emang kenapa gitu?" ujar Suharini dikutip pada Kamis (7/3/2024).


Suharini menegaskan bahwa program tersebut tidak memiliki unsur politik. Pelaksanaan sembako murah dilakukan dengan tujuan memberikan kemudahan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan akibat kenaikan harga berbagai komoditas pangan.


"Bukan seperti itu. Izin maaf kawan-kawan semuanya, saat ini sekarang ini awal tahun gitu kan itu kan terjadi fluktuasi harga yang sangat luar biasa ya kenapa gitu? Di akhir tahun itu ada yang namanya nataru natal dan tahun baru," ucapnya.


Komentar dari DPRD DKI Terkait Masalah Spanduk Sembako

Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wa Ode Herlina mengungkapkan keheranannya terkait spanduk sembako murah yang menampilkan foto Heru Budi Hartono.


Wa Ode menduga bahwa tindakan ini mungkin merupakan bagian dari persiapan Heru untuk mencalonkan diri dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun 2024.


"Atau memang ini dalam rangka persiapan tanggal 27 September pendaftaran calon Gubernur," ujar Wa Ode dalam di ruang rapat Komisi B DPRD dikutip pada Kamis (7/3/2024).


Ia pun meminta penjelasan lebih lanjut kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Suharini Eliawati, terutama mengenai keberadaan regulasi khusus yang mengatur pemasangan wajah Heru.


"Emang harus begitu ya? Ada perdanya? pergubnya? Ada instruksi presidennya?," tuturnya. (akurat)


Ima Mahdiah (paling kiri). Anggota DPRD DKI Jakarta dari fraksi PDIP Ima Mahdiah mengaku bahwa Anies lebih baik dari Heru Budi soal mendengar usul dari anggota dewan. (Istimewa) 

 

SANCAnews.id – Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Ima Mahdiah, mengakui eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lebih baik dibandingkan Plt Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dalam mendengarkan masukan anggota dewan. Hal ini terkait dengan sengketa Kartu Mahasiswa Jakarta Unggul (KJMU) yang banyak dikeluhkan mahasiswa.


"Seburuk-buruknya Pak Anies, dia masih mau mendengar kalau kita kasih saran. Walaupun saya sama dia oposisi," ujar Ima saat dihubungi wartawan, Rabu (6/3).


Menurutnya, Heru Budi tak cukup peka dalam memahami dinamika di masyarakat terkait persoalan-persoalan sosial, termasuk masalah KJMU.


"Pak Heru itu dia tidak peka, tidak paham sampai ke bawah. Padahal saya dan teman-teman di komisi pun sering sampaikan bahwa kondisi masyarakat tuh seperti ini," ungkapnya.


"Tapi Pak Heru sendiri, kayaknya kita gak digubris," sambung Ima.


Padahal, anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta itu menyebut bahwa usulan yang disampaikannya adalah berdasarkan pada keluhan masyarakat yang sampai di telinganya di lapangan.


Ia mengaku sudah beberapa kali menyampaikan sengkarut Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dijadikan dasar penetapan penerima KJMU.


"Ya masih masuk kuping kanan keluar kuping kiri ya. Padahal itu yang saya usulkan itu yang terjadi di masyarakat karena kan sering WA, kita sering turun ketemu," tandas Ima.


Sebelumnya, viral di media sosial X mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengeluhkan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) yang disebut tiba-tiba dicabut Pemprov DKI Jakarta. Diduga hal itu dialami ribuan mahasiswa di Jakarta.


Melalui akun X @unjsecret, seorang anonim mengadukan bahwa hak dirinya mendapatkan KJMU dicabut di era kepemimpinan Heru Budi Hartono sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta.


"From : mhs UNJ To : Pak Anies @aniesbaswedan. Abaaaaah. Hak KJMU kami dicabut sama PJ DKI Dan sekarang Ribuan Mhsiswa di Indonesia terancam tidak bisa melanjutkan Kuliahnya," tulis akun itu dikutip Selasa (5/3). (jawapos)


Koalisi Masyarakat Sipil untuk Dukung Kemanusiaan Palestina melakukan aksi damai di kawasan Bundaran Hotel Indonesia atau HI pada Ahad, 3 Maret 2024. 


SANCAnews.id – Terjadi adu mulut antara pengunjuk rasa pendukung Palestina dengan Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP DKI Jakarta dan Dinas Perhubungan atau Dishub di Kawasan Bundaran Hotel Indonesia atau HI pada Minggu pagi, 3 Maret 2024. 


Satpol PP sempat menginginkan membubarkan aksi Koalisi Masyarakat Sipil untuk Mendukung Palestina karena tidak memiliki izin.


“Tadi ada Satpol PP dan Dishub mereka tidak mengiyakan aksi ini dijalankan karena maladministrasi,” kata Nadine Sherani Salsabila yang juga sebagai Advokasi Internasional KontraS, saat ditemui di Kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, pada Ahad hari ini. 


Awalnya, aksi yang dimulai pukul 07.00 dengan berorasi di depan hotel Grand Hyatt itu berjalan damai. Namun, cek-cok terjadi setelah sejumlah anggota Satpol PP dan Dishub ingin membubarkan aksi tersebut. 


“Ini tidak boleh di sini. Ini gulung dulu,” kata seorang petugas Dishub. 


Beberapa anggota Satpol PP berseragam coklat sempat menggulung beberapa alat peraga aksi dan meminta aksi pindah ke kawasan Patung Kuda. Namun, sikap petugas itu dibalas dengan seruan pembebasan Palestina oleh massa. 


“Tapi masyarakat sipil menekan bahwa ini bukan soal administrasi tapi perihal ancaman kemanusiaan yang sedang terancam,” kata Nadine.


Situasi ini kemudian memaksa massa aksi yang sebelumnya berorasi di kawasan Bundaran HI, berpindah sekaligus long march ke arah Stasiun Sudirman. Sembari berjalan itu, massa terus mememik-mekik dukungan untuk Palestina. 


“Free Palestine,” kata massa. 


Sejumlah kelompok masyarakat sipil menggelar aksi solidaritas untuk Palestina di Kawasan Bundaran Hotel Indonesia, pada Ahad pagi, 3 Maret 2024. Mereka meniatkan diri untuk kembali membuka mata hati masyarakat atas kejahatan kemanusiaan di Palestina yang dilakukan oleh Israel. 


“Aksi untuk mengumpulkan dukungan dari masyarakat sipil untuk Palestina, kami melihat jumlah korban sudah 30 ribu nyawa 70 persen perempuan dan anak-anak,” kata Nadine.  


Dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, koalisi menyoroti upaya genosida di Palestina yang terus berlangsung. Setidaknya, sejak 7 Oktober 2023, rangkaian serangan Israel ke Palestina yang dinilai menyerupai genosida itu telah menewaskan lebih dari 30 ribu masyarakat sipil dan lebih dari 60 ribu orang luka-luka. 


Tak hanya itu, data Committee to Protect Journalists, setidaknya ada 94 jurnalis meninggal dunia, 16 luka-luka, 4 hilang, dan 25 ditahan secara sewenang-wenang. Bahkan, pada 28 Februari kemarin, ada 112 warga Gaza, Palestina, tewas dan 760 lainnya luka-luka saat mengantre bantuan makanan akibat penembakan brutal oleh tentara Israel. 


“Kami berharap aksi ini menimbulkan perasaan cemas dari masyarakat sipil untuk Palestina. Membuka mata, dari teman-teman yang hadir untuk perwakilan circle-nya masing-masing, mau itu anggota keluarga yang masih bingung Palestina sedang ada bencana apa, sudah sejauh apa eskalasinya,” kata Nadine. 


Sementara itu, Nadine menyebut koalisinya mengecam upaya diplomatik dengan Israel karena tidak sejalan dengan semangat solidaritas terhadap Palestina. 


Dia menilai normalisasi hubungan dengan Israel dalam memberikan legitimasi kepada negara yang dianggap terlibat dalam genosida dan pelanggaran hak asasi manusia di wilayah Palestina. 


"Situasi ini merupakan bentuk perlawanan terhadap upaya politik yang dinilai berpotensi merugikan pencapaian perdamaian dan keadilan di kawasan tersebut,” kata Nadine. 


Nadine juga mengatakan koalisinya juga mendorong pemerintah Indonesia untuk mendesak Israel dan sekutunya agar memastikan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak kelompok jurnalis, termasuk mencari, mengolah informasi, dan memberitakan situasi di Palestina. 


Dia juga berharap pemerintah Indonesia terus memperjuangkan penegakan hak asasi manusia, gencatan senjata, dan penghentian segera tanpa syarat okupasi Israel di wilayah Palestina. 


“Melalui forum-forum regional dan internasional, dan dengan merujuk pada standar internasional,” kata Nadine. 


Selain itu, Nadine juga mendorong pemerintah Indonesia melibatkan masyarakat sipil dalam proses pengambilan keputusan terkait situasi di Palestina. Langkah ini dinilai untuk memastikan bahwa aspirasi dan nilai kemanusiaan masyarakat tercermin dalam kebijakan yang diambil.


“Mengajak Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung agenda-agenda pengungkapan kebenaran dan penegakan keadilan di Palestina,” kata Nadine. (tempo)


Ratusan mahasiswa melakukan aksi bakar ban dekat halte UNJ, Rabu (28/2). 

 

SANCAnews.id – Guru Besar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Hafid Abbas dan dosen Fakultas Sosial dan Ilmu Politik UNJ Ubedilah Badrun turun ke jalan dalam aksi menuntut Presiden Jokowi mundur dari jabatannya.


Aksi tersebut dilakukan bersama mahasiswa UNJ dan perguruan tinggi se-Jabodetabek di depan halte UNJ, Rawamangun, Jakarta Timur.


"Jadi aksi hari ini adalah aksi Seruan Rawamangun yang di mana kita bekerja sama dengan civitas academica, yaitu guru besar kita, pak profesor Hafid Abbas dan Pak Ubedillah juga beberapa dosen lainnya," ujar Komandan Green Force UNJ Bidang Sosial Politik Muhammad Kholid Hidayatulloh kepada wartawan, Rabu (28/2).

 

Selain itu, ia mengatakan bahwa massa aksi juga berasal dari Tangerang, Karawang, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, hingga Jakarta Timur.

 

"Kita bekerja sama untuk melaksanakan aksi simbolis, yaitu Seruan Rawamangun yang bertujuan untuk memastikan sebuah pergerakan di beberapa daerah lainnya," ungkap Kholid.

 

Ia menegaskan bahwa aksi ini adalah untuk mengajak seluruh elemen bergabung dalam aksi berikutnya yang lebih besar untuk mendesak Jokowi turun dari jabatannya sebagai Presiden. 

 

"Jadi aksi ini simbolik untuk sebuah seruan untuk memanggil kawan-kawan kita setiap elemen, mahasiswa, buruh, masyarakat, untuk bergabung satu suara, kita satuman barisan menyuarakan hal yang sama, yaitu menurunkan bahan pokok kemudian menurunkan biaya pendidikan dan kesehatan. Kemudian penurunan Jokowi," tandasnya. (jawapos)


Bang Ucu, jagoan Betawi yang pernah kalahkan Hercules di Tanah Abang/Ist 


SANCAnews.id – Rosario Marshall alias Hercules kembali menjadi sorotan banyak pihak karena kembali menerima tantangan duel dari pria yang disebut-sebut sebagai juara Garut.


Sosok Hercules sendiri cukup familiar dengan dunia kekerasan. Maka tak heran jika ia kerap menjadi incaran lawan.


Nah, setelah diselidiki, ternyata Hercules dikalahkan oleh jagoan Betawi. Sosok tersebut bernama Muhammad Yusuf Muhi alias Bang Ucu.


Dikutip dari channel YouTube Pojok Terang, rambutnya sudah memutih, kulitnya keriput, dan pendengarannya mulai berkurang, namun pemilik tubuh kurus setinggi satu setengah meter itu masih bisa berjalan tegak.


Asap rokok kretek di mulutnya seakan tak kunjung berhenti. Aksen Betawinya juga sangat kental.


Tokoh tersebut adalah Muhammad Yusuf Muhi. Ia disegani dengan julukan Ucu Kambing. Kakek 30 cucu ini sudah tak dikenal lagi banyak orang.


Namanya kembali tenar setelah berhasil mendamaikan perseteruan Wakil Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Basuki Cahaya Purnama alias Ahok dengan pedagang kaki lima di Tanah Abang, beberapa tahun lalu.


Sesuai dengan namanya, ia dulunya dikenal sebagai pedagang kambing. Orangtuanya bahkan berjualan sop kambing di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Namun Bang Ucu pensiun dari jalanan sejak 17 tahun lalu, meski pamornya belum hilang.


Pada tahun 1996, Ucu pernah memukul mundur kelompok Hercules dari lembah hitam bongkaran Tanah Abang. 


Perseteruan itu bermula saat anak buah Rosario Marshall itu barulah di Tanah Abang dan menyebabkan dua anak buahnya tewas. 


Konflik antara Ucu dan Hercules ini sempat dibumbui isu agama. Ada informasi anak buah Hercules ingin membakar sebuah masjid di Tanah Abang. 


Singkat cerita, Ucu akhirnya berhasil memukul mundur Hercules dan anak buahnya itu. 


Ucu memang dikenal jago berkelahi karena itu pula dia kerap bolak balik masuk penjara. Bahkan, ia pernah bikin seorang personil Brimob terkapar.


Bang Ucu meninggal dunia pada Selasa 2 Januari 2024. Ia menghembuskan nafas terakhirnya sekira pukul 16.15 WIB di usia 76 tahun. 


Bang Ucu adalah salah satu Tokoh Betawi yang disegani dan orang di balik pepatah Betawi 'Lo Jual Gue Beli'. (viva)


PJ Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono di Gedung Pendopo Balai Kota Jakarta/Net 

 

SANCAnews.id – Warga Kampung Susun Bayam (KSB) melaporkan Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono ke Ombudsman Republik Indonesia (RI).


Pelaporan ini sangat disayangkan karena Heru Budi Hartono belum menanggapi tuntutan warga KSB untuk berdialog memperjuangkan keinginannya untuk tinggal di tempat sebelumnya.


"Alhamdulillah, hari ini kami sudah melaporkan terkait polemik Kampung Bayam," kata perwakilan Kampung Bayam, Furqon di Jakarta, Selasa (20/2/2024).


Furqon mengatakan, data yang dimiliki sudah cukup lengkap, namun masih ada yang kurang yaitu surat kuasa dari perwakilan warga KSB yang melaporkan.


"Surat secara tertulis yang pernah kami kirimkan kepada Pj Gubernur yang tidak pernah direspons itu,” ujar Furqon.


Furqon pun menambahkan bahwa warga KSB akan kembali ke Ombudsman RI untuk menyerahkan berkas yang sudah dilengkapi.


Ia menjelaskan warga Kampung Bayam hanya menginginkan dialog terbuka antara Pj Gubernur dan Jakpro terkait nasib mereka yang terlunta-lunta akibat belum mengantongi kunci Kampung Susun Bayam hingga hari ini.


Pihaknya pun berharap setelah warga melengkapi dokumen yang diperlukan, Ombudsman RI dapat mengambil sikap tegas sebagai pengawas pelayanan publik dan berpihak kepada rakyat miskin.


Menurut dia, setelah berbagai usaha warga KSB dalam mengajak PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Budi berdialog mulai dari menyurati sampai menyambangi langsung ke kantornya di Balai Kota tapi hasilnya nihil.


Ia mengatakan ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan agar Ombudsman RI melakukan tugas pengawas pelayanan kepada publik. 


"Negara memiliki tugas dalam memenuhi kebutuhan rakyat dan pemenuhan kebutuhan tersebut diwujudkan melalui pelayanan publik," kata Furqon. (kompas)


Habib Bahar Siap-Siap ke Manado/Ist 

 

SANCAnews.id – Pernyataan Panglima Manguni Andy Rompas yang menyatakan akan meladeni Habib Bahar usai pemilu masih menyedot perhatian publik. Nah rupanya sang khatib sendiri berniat berangkat ke Manado pada Februari 2024.


Seperti diketahui, publik dihebohkan dengan perseteruan yang terjadi antara Habib Bahar dan Panglima Manguni, Andy Rompas.


Konflik kedua tokoh berpengaruh tersebut diduga dipicu oleh bentrokan yang terjadi di Kota Bitung, Sulawesi Utara pada November 2023. Sejak saat itu, Habib Bahar dan Andy Rompas saling adu mulut di media sosial.


Bahkan, pimpinan ormas adat Minahasa itu pun menyampaikan tantangannya secara terang-terangan kepada Habib Bahar. Ia menegaskan siap meladani pada Habib Bahar secara adat usai pemilu 2024.


"Jadi kalau si Bahar itu bilang yang mau memprovokasi umat muslim enggak usah pakai provokasi-provokasi umat muslim kan kayak gitu tanggapannya seperti itu gampang saja," kata Andy Rompas melalui akun Facebook pribadinya.  


"Tapi ingat, saya hanya pesan satu, nanti kita selesaikan secara adat setelah pemilu ini. Setelah pemilu selesai, saya Andy Rompas kita akan selesaikan secara adat, itu saja dari saya," sambung dia.


Nah kekinian, Habib Bahar sendiri rupanya memang berniat ke Manado pada akhir Februari nanti. Hal itu terucap ketika dirinya ditanya oleh netizen saat menggelar live di media sosial.


"Bulan ini. Ana (saya) ke Manado akhir bulan ini. Ana punya ponakan mau menikah akhir bulan ini. Ana ke Manado pulang kampung," katanya dikutip siap.viva.co.id dari tayangan channel YouTube Sayyid Bahar Bin Sumaith Official. (viva)


Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli/Ist 


SANCAnews.id – Penayangan hasil quick count yang dilakukan berbagai lembaga survei untuk mengetahui hasil pemilu 2024 menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat.

 

Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik Zoelkifli mengibaratkan quick count seperti pisau yang bisa digunakan untuk membantu pekerjaan atau untuk tujuan negatif seperti merugikan orang lain.

 

Sayangnya, Taufik menilai hasil quick count yang ditayangkan di berbagai televisi nasional justru merusak iklim demokrasi.

 

"Dalam hal ini 'pisau' quick count telah digunakan untuk tujuan mencuci otak manusia bahwa hasil quick count adalah harus dipakai sebagai hasil Pemilu," kata Taufik seperti dikutip redaksi melalui akun X miliknya, Senin (19/2).

 

Padahal hasil penghitungan suara pemilu belum selesai. Hasil pemilu disebut selesai ketika semua suara sudah dihitung dan direkap atau real count.

 

“Parahnya penghitungan real count yang sedang berjalan di bawah komando KPU berjalan lambat dan amburadul. Sistem Sirekap yang dipakai KPU sangat bermasalah," beber Taufik.

 

Hal ini membuat para petugas KPPS di lapangan stres termasuk para saksi dari paslon capres/cawapres dan partai/caleg. Kalau ini berlangsung berlarut-larut, dikhawatirkan para petugas KPPS ambil jalan pintas dengan mencontek hasil quick count.

 

"Kalau itu terjadi maka Pemilu 2024 adalah gagal!” tegasnya.

 

Karena itu, politikus partai berlambang padi dan bulan sabit ini meminta agar penayangan hasil quick count disetop.

 

"Lalu perbaiki proses real count dengan maksimal dan proses harus transparan terhadap publik,” demikian Taufik Zoelkifli. (rmol)


Massa Gerakan Aksi Pemakzulan (GAP) Joko Widodo saat gelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senin (12/2/2024). 


SANCAnews.id – Kelompok pro pemerintah melempari Gerakan Aksi Pemakzulan (GAP) Jokowi. Terduga pelaku mengaku sebagai anggota mahasiswa. Dua kelompok yang pro dan kontra Presiden Jokowi melakukan kerusuhan dua hari jelang Pilpres 2024.


Gerakan Aksi Pemakzulan Jokowi dilempari pakai botol air minum saat gelar demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (12/2/2024). Massa kontra Jokowi dilempari saat kedua kelompok itu saling menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR RI.


Berdasarkan pantauan Tribunnews.com di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB, massa dari pro pemerintah itu menyuarakan soal pembelaannya terhadap kepemimpinan Presiden Joko Widodo.


Mereka menyatakan, rencana pemakzulan yang dilontarkan oleh massa GAP merupakan aksi makar terhadap pemerintah. Pernyataan itu diucapkan oleh salah seorang orator dari atas mobil komando.


Sementara itu di saat yang sama massa dari GAP menyatakan bahwa dalam 10 tahun pemerintahan Jokowi telah terjadi sejumlah pelanggaran hukum termasuk di Mahkamah Konstitusi (MK).


"Presiden Jokowi sebagai eksekutif telah menjalankan kekuasaan dengan menghalalkan berbagai cara," cetus orator dari massa GAP.


Lantaran penyampaian orasi itu berlangsung secara bersamaan sehingga suara mereka saling beradu. Baik dari massa pro pemerintah maupun massa GAP saling tak mau kalah. Mereka tampak tetap meneruskan orasinya masing-masing saat berunjuk rasa di depan DPR.


Namun sesaat kemudian terdengar orator dari massa pro pemerintah meneriaki massa dari GAP untuk berhenti berorasi dan menunggu selama 10 menit.


Akan tetapi massa dari GAP yang didominasi oleh ibu-ibu dan pria lanjut usia itu tak menghiraukan permintaan itu dan tetap melanjutkan orasi.


Merasa tak digubris orator dari massa pro pemerintah pun sempat mengancam massa GAP dengan memerintahkan anggotanya untuk menyerang.


Massa GAP pun tetap kekeuh dengan pendiriannya untuk tetap berorasi.


Namun tiba-tiba massa pro pemerintah itu menghujani massa GAP dengan lemparan botol air mineral yang masih terisi air.


Meskipun dilempari botol, tampak massa GAP tak membalas serangan itu, mereka memilih tetap melanjutkan orasi mereka menyuarakan agar Jokowi dimakzulkan. 


Masyarakat harus tenang

Hari pencoblosan hanya tinggal satu hari lagi. Masyarakat diimbau tetap tenang dan menjaga agar pemilu 14 Februari 2024 mendatang berjalan damai, jurdil, berkualitas dan berintegritas. 


Apalagi saat ini masih dalam situasi masa tenang dan kampanye tiga pasang capres telah selesai, masyarakat diimbau setop serang menyerang.


"Saat ini masa tenang saya sarankan kepada masyarakat mari kita berpikir tenang dan juga menjaga kebersamaan masing masing paslon karena mereka sudah selesai melaksanakan kampanye, jangan ada lagi serang menyerang dan juga saling fitnah memfitnah," ujar Pengamat Politik Jerry Massie, Senin(12/2/2024). 


Direktur Political and Public Policy Studies ini juga mengatakan kemunculan film dokumenter 'Dirty Vote' memang sempat membuat situasi menjadi tidak kondusif apalagi di masa tenang. 


"Apalagi kemarin muncul film Dirty Vote ini kan meresahkan pihak tertentu dan calon tertentu, " ujarnya. 


Oleh karena itu lanjut Jerry masyarakat harus tetap bersikap legawa siapapun presiden yang terpilih nanti dan tidak memunculkan fitnah serta upaya kampanye hitam atau 'Black Campaign'. 


"APK juga kan sudah diturunkan dan tidak ada kampanye marilah masyarakat miliki komitmen pilih capres terbaik sesuai hati nurani masing masing.


Siapa pun terpilih presiden kita yang akan memimpin bangsa ke depan tentu presiden terpilih bisa bawa dampak baik bagi Indonesia dan bekerja baik untuk rakyat dan memikirkan nasib rakyat.


Semboyan jurdil tetap ditegakkan. Marilah semua jangan ada saling serang menyerang karna masa tenang ini tidak ada lagi black campaign biar pemilu berjalan sesuai amanah undang undang," kata Jerry. (tribunnews)


Pantauan Drone Emprit: Kampanye Akbar di JIS Lebih Unggul Dibanding Masa di GBK. (Foto: Kilat.com) 


SANCAnews.id – Pada Sabtu (10/2/2024), dua pasangan calon menggelar kampanye akbar penutup di Jakarta. Paslon nomor urut satu berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), sedangkan paslon nomor urut dua berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).


Dua event besar ini mendapat sorotan tajam dari analis media sosial Drone Emprit. Observasi terhadap kata kunci 'JIS' dan 'GBK' di media sosial menunjukkan ketertarikan yang lebih tinggi pada kampanye di JIS, yang diikuti oleh pasangan calon nomor urut 1, Anies-Muhaimin Iskandar, daripada kampanye di GBK yang dihadiri oleh pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.


Menurut Juru Bicara Tim Nasional Pemenangan Anies-Muhaimin (AMIN), Billy David, "Yang bisa masuk di dalam pastinya 100 ribuan orang."


Meskipun sulit untuk mengonfirmasi angka resmi, media sosial dipenuhi dengan pembicaraan seputar JIS dan GBK pada Sabtu (10/2). Namun, mana yang lebih unggul?


Ismail Fahmi, Pendiri Drone Emprit, mengungkap bahwa JIS mendapat lebih banyak perhatian di berbagai platform media sosial dan media online.


Analisis mereka mencakup Twitter, Instagram, YouTube, dan media online selama periode Rabu (7/2/2024) hingga Sabtu (10/2).


Perbandingan Tren


Twitter:

JIS unggul dalam volume percakapan dengan 310 ribu (77 persen) berbanding 93 ribu (23 persen) di GBK.


Media Online:

Pada periode yang sama, media online lebih banyak menyebut JIS daripada GBK. JIS mencapai 13.600 mention (82 persen), sementara GBK hanya 3.000 mention (18 persen).


Instagram:

Meskipun awalnya tren mention tentang JIS lebih tinggi, menjelang hari H kampanye, tren JIS dan GBK menjadi seimbang.


Namun, volume mention JIS (340 mention) masih lebih tinggi daripada GBK (227 mention).


YouTube:

Jumlah video yang mengangkat JIS selalu lebih banyak daripada GBK. Pada hari H, ada setidaknya 417 video tentang JIS dan 150 video tentang GBK.


Totalnya, JIS mendapat 1.033 video (77 persen), sementara GBK hanya 312 video (23 persen).


Google Trends: Pencarian tentang JIS sedikit lebih tinggi daripada GBK dalam 7 hari terakhir.


Meskipun tren media sosial dan pencarian online menunjukkan minat yang lebih tinggi terhadap kampanye di JIS, laporan publikasi dari lembaga survei sering kali mengklaim bahwa pasangan Prabowo-Gibran mengungguli elektabilitas dari kedua paslon yang menjadi lawan utamanya.


Fenomena ini menunjukkan kompleksitas dinamika politik dan digital dalam menghadapi pemilihan umum, di mana kampanye online dapat mencerminkan ketertarikan publik yang berbeda dari apa yang tercermin dalam survei elektabilitas formal.


Hal ini menegaskan pentingnya memahami berbagai sumber informasi dan mekanisme yang terlibat dalam proses politik kontemporer. (pojokbaca

 

Kampanye AMIN-Anies Baswedan curiga kampanye susah sinyal di JIS 


SANCAnews.id – Kampanye akbar calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar mengalami kendala sinyal. Anies menduga ada aksi sabotase.


Karenanya, Anies Baswedan tak tinggal diam. Pihaknya akan melakukan tindakan investigasi mendalam terkait penyebab gangguan sinyal pada gelaran kampanye besar yang digelar di Jakarta International Stadium (JIS).


"Kami harus investigasi, menyelidiki sampai tuntas apa yang sebenarnya terjadi sehingga penyiaran dari kegiatan ini tidak bisa optimal," kata Anies kepada awak media, Sabtu 10 Februari 2024.


Bahkan, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga ikut mengalami dampak ketidaktersediaan sinyal. Sehingga, Anies Baswedan tidak bisa berinteraksi selama acara kampanye akbar berlangsung melalui ponsel pribadinya.


"Saya pun tidak bisa berkomunikasi sama sekali. Kami ingin tahu apa yang menjadi penyebab terkendala sinyal, dan kami akan laporkan hasilnya," ujar Anies.


Lebih lanjut, Anies Baswedan tak segan akan melaporkan ke pihak berwajib apabila ditemukan hambatan yang dilakukan oleh pihak EO atau penyelenggara acara.


Kemudian, apabila ditemukan pelaku dari pihak ketiga yang tidak dikenal, maka Anies tak segan akan melaporkan ke pihak berwajib. Sebab, ketidaktersediaan sinyal telah merugikan sejumlah pihak termasuk para wartawan.


"Bila itu persoalannya ada pada EO, maka EO yang harus bertanggung jawab. Kemudian apabila ada pihak ketiga yang kami tidak kenal, akan kami laporkan," ujar Anies.


"Karena kegiatan ini bukan untuk orang yang ada di dalam JIS saja termasuk teman-teman yang mengirim pesan ini ke masyarakat. Jadi, tidak bisa melaksanakan tugas dengan baik," pungkasnya.


Sebagai informasi, hari ini merupakan hari terakhir dari masing-masing capres dan cawapres untuk berkampanye akbar sebelum masa tenang menjelang pencoblosan.


Dan pasangan Amin hari ini berkampanye akbar di JIS, sedangkan capres nomor urut 02 Prabowo Gibran di GBK, dan capres nomor urut 3 Ganjar Mahfud di Jawa Tengah. (disway)


Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar berpelukan usai menyampaikan orasi politik saat kampanye akbar di Jakarta International Stadium, Jakarta, Sabtu (10/2/2024). 

 

SANCAnews.id – Calon wakil presiden Muhaimin Iskandar tampak menangis haru dan ungkapan itu disambut pelukan calon presiden Anies Baswedan saat orasi penutup kampanye bertajuk Silaturahmi Akbar Ber1 Berani Berubah di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Sabtu. (10/2/2024). 


Dalam orasi penutupnya, Anies mengucapkan terima kasih kepada para relawan yang berjalan kaki dan bersepeda menuju JIS karena telah melewati rintangan dan tantangan.


Di momen orasi Anies tersebut, Muhaimin tampak sesekali menyeka wajahnya. "Terima kasih semuanya, terima kasih yang sudah berjalan kaki, yang telah naik sepeda, yang telah naik motor, yang telah melewati semua hambatan dan rintangan, terima kasih yang memilih berjuang," kata Anies.


Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun melanjutkan orasi penutupnya dengan mengatakan bahwa keringat para relawan dan simpatisannya yang hadir di JIS itu merupakan keringat yang jernih seperti kristal, karena timbul dari hati yang tulus. Anies pun menyampaikan hal itu dengan berapi-api. 


Setelah menyampaikan penutup, Anies pun menyapa para relawannya kemudian memeluk Muhaimin. Momen itu pun diiringi selebrasi dengan letusan dan semburan potongan kertas atau paper confetti.


Usai penutupan orasi, Anies dan Muhaimin pun meminta kepada operator acara untuk menyetel lagu yang dia sebut sebagai lagu perjuangan. Lagu perjuangan yang dimaksud adalah lagu "Maju Tak Gentar".


Anies dan Muhaimin pun kemudian menghampiri para pendukungnya dan bersedia berfoto bersama. Kemudian pasangan itu pun mendapatkan buket bunga dari sejumlah pendukungnya di sekitar panggung.


Adapun Stadion JIS yang berkapasitas 82 ribu orang itu dipenuhi oleh para pendukung pasangan Anies-Muhaimin (AMIN) dari berbagai daerah. Selain di area dalam, pendukung AMIN pun memadati area luar hingga menyebabkan lalu lintas terhambat. (republika)


Habib Rizieq menyerukan kepada seluruh umat Islam agar mencoblos Anies-Cak Imin di Pilpres. Di depan polisi, Rizieq sebut siap menang dan siap kalah kalau pemilu jurdi. Tapi kalau pemilu curang rakyat marah. Hal itu dikatakan Rizieq saat acara Istigasah Kubro Persaudaraan Alumni (PA) 212, di Lapangan Parkir di Jalan Benyamin Sueb, Blok C3, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (8/2/2024) malam. 

 

SANCAnews.id – Tokoh besar Front Persaudaraan Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengimbau seluruh umat Islam untuk memilih atau mencoblos calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar pada Pilpres 2024 kali ini.


Hal itu disampaikan Habib Rizieq pada acara Istigasah Kubro Persaudaraan Alumni (PA) 212, di halaman parkir Jalan Benyamin Sueb, Blok C3, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (8/2/2024) malam.


Menurut Habib Rizieq, dukungan terhadap Anies-Cak Imin merupakan keputusan hasil konsensus ulama dan tokoh nasional.


"Bahwa ijtima ulama sebagai forum musyawarah dalam mengambil keputusan tentang permasalahan bangsa. Bahwa perlunya umat Islam berperan aktif memberikan usulan calon pemimpin nasional," kata Habib Rizieq saat menyampaikan mukadimah surat keputusan ijtima ulama di hadapan ribuan jemaah, Kamis.


"Bahwa untuk menjamin program pembangunan sebagaimana yang direkomendasikan oleh para ulama dan tokoh dalam ijtima, maka perlu dinyatakan secara tertulis komitmen para pejabat publik dan pimpinan nasional dalam pakta integeritas," katanya.


Menurut Habib Rizieq keputusan ijtima ulama dalam menetapkan Anies-Cak Imin sebagai sosok capres cawapres 2024-2029, telah memerhatikan saran dan fakta yang berkembang dalam sidang pleno 2 ulama dan tokoh nasional.


Yang mana, kata Habib Rizieq sidang pleno itu telah dilaksanakan pada 18 November 2023 di Masjelis Az-Zikra, Sentul, Bogor.


"Memutuskan, menetapkan. Satu, merekomendasikan Dr. H. Anies Rasyid Baswedan dan Dr. Abdul Muhaimin Iskandar sebagai calon presiden dan wakil presiden RI periode 2024-2029, untuk didukung dalam konstestasi Pemilu 2024," kata Habib Rizieq.


Kedua, lanjut dia, mengikat seluruh peserta ijtima ulama dan tokoh nasional 2023 untuk memberikan dukungan pada capres cawapres 2024-2029, yang direkomendasikan sesuai dengan keputusan tersebut.


"Dan menyosialisasikan keputusan ini kepada umat Islam seluruh Indonesia setelah ditandatanganinya pakta integritas," jelas Habib Rizieq.


"Dan alhamdulillah Anies dan Muhaimin sudah menandatangai pakta integritas dengan ijtima ulama," lanjutnya.


Habib Rizieq juga meminta agar umat Islam tidak hanya mendukung capres dan cawapres yang disetujui ijtima ulama, melainkan juga calon legislatif (caleg) yang mendukung pasangan 01.


"PKS, PKB, Partai Ummat, Nasdem. Tolong jangan pilih di luar itu. Dukung caleg yang dukung ijtima ulama," katanya.


Disambangi Polisi, Habib Rizieq Sebut Siap Menang Atau Kalah


Habib Rizieq juga bercerita soal kedatangan empat orang anggota polisi yang dipimpin oleh seorang berpangkat Kombes ke rumahnya beberapa waktu lalu.


Menurut Habib Rizieq, keempat polisi itu berasal dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya.


"Semenjak kasus kilometer 50, belum ada polisi yang datang ke rumah saya. Baru kemarin datang lagi," kata Habib Rizieq.


"Tentunya sebagai tamu kami hormati, kami sambut dengan baik karena mereka datang dengan sopan, dengan santun, dan mereka menyampaikan visi misinya," lanjutnya.



Habib Rizieq mengatakan para polisi itu menyampaikan sebuah program yang bertajuk 'cooling system' atau sistem kedamaian.


"Saya tanya apa maksudnya cooling system? Mereka katakan, 'Habib karena ini mau pilpres (pemilihan presiden), suasana politik luar biasa panasnya, setiap saat bisa terjadi benturan di tengah masyarakat," kata Habib Rizieq menirukan ucapan sang polisi yang datang ke rumahnya.


"Maka kami ditugaskan Kapolri dan semua jajaran kepolisian se-Indonesia, untuk bagaimana menerapkan cooling sistem," tambah Habib Rizieq masih menirukan pernyataan polisi.


Menurut Rizieq, polisi menjelaskan cooling system adalah sistem agar bagaimana umat tetap sejuk, damai, sehingga pemilu yang akan datang tidak menimbulkan keributan, bentrok, serta kerusuhan yang mengakibatkan hilangnya nyawa.


Pada momen tersebut, kata Habib Rizieq, keempat polisi itu meminta dukungannya dan para ulama untuk menyukseskan pemilu damai.


"Saya terima, saya pakai programnya, kemudian saya beri nasihat. Saya katakan kepada mereka, 'Sampaikan saja kepada Bapak Kapolri, kalau ingin Pemilu damai, maka gelarlah Pemilu yang jujur dan adil'," kata Habib Rizieq.


Sebab menurut Habib Rizieq hanya dengan pemilu yang jujur dan adil saja, kedamaian bisa didapatkan.


Sehingga apabila pada saat pelaksanaan diliputi kecurangan, maka tokoh besar Front Persaudaraan Islam (FPI) itu tak segan menyerukan perang.


"Jadi saya sampaikan saya akan mengajak umat Islam seluruh indonesia untuk mendukung TNI, Polri untuk mendukung pemilu yang jujur dan adil," kata Habib Rizieq.


Bahkan, Habib Rizieq mengaku tak segan membantu TNI-Polri melakukan pengamanan apabila terjadi kekacauan dalam Pemilu 2024 ini.


"Kalau pemilunya jujur dan adil, siapapun yang terpilih kami hormati. Umat Islam siap menang, siap kalah," ujar dia.

 

"Tapi kalau Pemilu curang, enggak jujur dan adil, jangan salahkan rakyat kalau akan berkobar, rakyat akan marah se-Indonesia," kata Habib Rizieq. (wartakota)


Aksi unjuk rasa dua kelompok mahasiswa di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/2)/rmol 

 

SANCAnews.id – Pemilu Serentak 2024 yang tinggal 5 hari lagi diiringi demonstrasi mahasiswa di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.


Kantor KPU RI diserang dua kelompok mahasiswa yakni Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (PB HMI MPO) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI).


Berdasarkan pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, aksi unjuk rasa yang dilakukan PB HMI MPO itu dihadiri puluhan kader. Begitu pula dengan BEM SI yang mendatangkan pasukan hingga puluhan mahasiswa yang menggunakan almamater berbeda.


Menariknya, dua kelompok ini memiliki cara yang berbeda dalam menyampaikan aksi demontrasinya di depan kantor KPU RI.


PB HMI MPO membawa poster-poster dan beberapa spanduk yang misalnya bertuliskan; "PB HMI MPO Melawan" dipasang di tembok pagar kantor KPU RI yang menutup tulisan "Komisi Pemilihan Umum".


Selain itu, terdapat juga tulisan di spanduk yang mereka bawa adalah; "KPU Harus Netral", "Kapal Karam Demokrasi Tanpa Perlawanan", "Politik Gagal Mengabarkan Harapan Kebangsaan", "Biarkan Hati Ini Saja yang Hancur, Jangan Demokrasi".


Dalam aksinya tersebut, PB HMI MPO juga melakukan aksi membakar ban, dan menyampaikan orasi terkait dinamika di kontestasi Pemilu Serentak 2024.


"Ada intervensi kekuasaan yang memuluskan salah satu paslon. MK diperkosa, dihabisi, dihilangkan marwah lembaga hukum tertinggi Indonesia," kata salah satu orator.


Sementara, kelompok BEM SI melakukan aksi menginjak spanduk Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, tepat di depan kantor KPU RI.


Para mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI membentangkan spanduk berukuran besar yang memuat foto Jokowi yang nampak di dalam jeruji besi, dan bertuliskan "Tahanan Rakyat, Jokowi Penjahat Demokrasi".


Dalam aksinya tersebut, massa aksi BEM SI mempersilahkan motor serta mobil untuk menginjak spanduk tersebut yang dibentangkan di tengah jalan.


"Injak, injak, injak, injak, injak," teriak puluhan massa aksi BEM SI. (*)


SancaNews

{picture#} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Diberdayakan oleh Blogger.