Latest Post

Eks Ketua Pengadilan Negeri Surabaya, Rudi Suparmono divonis 7 tahun penjara dalam kasus suap Ronald Tannur di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Jumat, 22 Agustus 2025. (Sumber: Poskota/Ramot Sormin)


JAKARTA Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat menjatuhkan vonis 7 tahun penjara kepada mantan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Rudi Suparmono.

 

"Menjatuhkan Pidana penjara selama 7 tahun," kata ketua majelis hakim Iwan Irawan di sidang Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Jumat, 22 Agustus 2025.Jakarta tourism

 

Selain dihukum penjara, terdakwa Rudi Suparmono juga dihukum untuk membayar denda sebanyak Rp750 juta.

 

"Jika tidak dibayar diganti dengan kurungan selama 6 bulan," ujarnya.

 

Vonis tersebut terkait suap yang diterima terdakwa dari Lisa Rachmat sebesar 43 ribu dollar USA untuk menunjuk hakim yang akan mengadili kasus Gregorius Ronald Tannur di Pengadilan Nengeri Surabaya.

 

Adapun majelis hakim yang ditunjuk itu kalau itu adalah Erintuah Damanik dan Mangapul yang sudah dihukum masing-masing selama 7 tahun penjara, serta Heru Hanindyo telah divonis 10 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat beberapa waktu yang lalu.Jakarta tourism

 

Sementara itu, Meirizka Widjaja selaku orang tua Ronald Tannur telah divonis 3 tahun penjara, dan Lisa Rachmat selama 11 tahun penjara.

 

Begitu pula Zarof Ricar telah divonis Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat selama 16 tahun. Namun, Pengadilan Tinggi Jakarta memperberat vonis menjadi 18 tahun penjara.

 

Terkait uang yang ditemukan penyidik Kejaksaan Agung di rumah Rudi Suparmono sebanyak Rp1,7 miliar, 383 ribu dolar USA, dan 1.099.581 dolar Singapura, majelis hakim menilai terdakwa mempunyai niat jahat untuk memiliki gratifikasi tersebut secara melawan hukum.

 

"Tindakan terdakwa tidak melaporkan ke KPK yang tidak mencantumkan dalam LHKPN, disimpan secara sembunyi-sembunyi dalam rumah di berbagai amplop serta tidak dapat membuktikan sumber yang sah maka menurut doktrin hukum adanya mens rea atau niat jahat untuk memiliki gratifikasi tersebut secara melawan hukum," ujarnya.

 

Sementara itu, Rudi Suparmono sejak menjabat sebagai Ketua PN Surabaya dan Ketua PN Jakarta Pusat tidak pernah melaporkan penerimaan gratifikasi periode 2022 hingga sekarang.

 

Majelis hakim kemudian menyatakan Rudi Suparmono terbukti bersalah menerima suap dan gratifikasi seperti diatur dalam Pasal 5 Ayat (2) Jo. Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 sebagaimana dalam dakwaan kesatu alternatif ketiga dan Pasal 12 Huruf B Jo. Pasal 18 UU Pemberantasan Tipikor sebagaimana dakwaan kumulatif kedua.

 

Putusan tersebut sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Agung. (poskota)


Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel resmi mengenakan rompi oranye. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal) 

 

JAKARTA Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel resmi mengenakan rompi oranye tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT).

 

Seperti dilansir RMOL, Noel terlihat mengenakan rompi tahanan KPK warna oranye dengan tangan terborgol saat meninggalkan ruang pemeriksaan di lantai dua Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, pukul 15.35 WIB, Jumat, 22 Agustus 2025.

 

Noel hendak dibawa ke media center setelah menjalani pemeriksaan panjang sejak OTT dilakukan pada Rabu malam, 20 Agustus 2025. Selain Wakil Menteri Ketenagakerjaan Noel, sebanyak 10 orang lain yang terjaring OTT juga mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye.

 

Mereka digiring petugas KPK menuju ruang konferensi pers. Artinya, sebentar lagi KPK secara resmi mengumumkan identitas tersangka serta konstruksi perkara dugaan pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan dalam pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan.

 

Dalam OTT yang berlangsung sejak Rabu malam, 20 Agustus 2025, KPK mengamankan 14 orang termasuk Wamenaker Noel yang juga ketua kelompok relawan Presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi yang bernama kelompok Jokowi Mania (JoMan).

 

Selain 14 orang, KPK juga mengamankan barang bukti uang, serta 22 kendaraan mobil dan motor. Puluhan kendaraan itu pun sudah dipamerkan KPK pada Kamis sore, 21 Agustus 2025.

 

Kendaraan dimaksud terdiri dari 15 kendaraan mobil, dan 7 kendaraan motor. Di antaranya, 1 unit mobil Jeep Cherokee, 1 unit mobil Suzuki Jimny, 2 unit mobil Hyundai Palisade, 1 unit mobil Mitsubishi Pajero, 1 unit mobil BMW seri 3, 1 unit mobil Toyota Corolla Cross Hybrid, 1 unit mobil Toyota Hilux, 1 unit mobil Nissan GTR, 3 unit mobil Honda CRV, 1 unit mobil Hyundai Stargazer, 2 unit mobil Mitsubishi  Expander, 5 unit motor Ducati, dan 2 unit motor Vespa. (**)


Mantan Kabareskrim Polri, Susno Duadji 

 

JAKARTA Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Kepolisian Republik Indonesia, Susno Duadji, mengkritik Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, terkait status Silfester Matutina.

 

Erick Thohir diketahui mengangkat Silfester Matutina sebagai Komisaris Independen di ID Food (PT Rajawali Nusantara Indonesia) pada Maret 2025.

 

Pengangkatan tersebut sebelumnya dipertanyakan karena status Silfester sebagai terdakwa sejak 2019. Namun, baru-baru ini, ketika masalah itu muncul kembali, Silfester masih menjabat.

 

“Silfester sdh jelas berstatus Nara Pidana , vonis hakim sudah inkrach,” kata Susno dikutip dari unggahannya di X, Jumat (22/8/2025).

 

“Mengapa Men BUMN belum juga memecat Silfester,” tambah Susno.

 

Sidang Peninjauan Kembali (PK) kasus fitnah terhadap Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, dengan terdakwa Silfester Matutina sebelumnya ditunda. Hal itu menyisakan pertanyaan, apakah eksekusinya juga ikut ditunda?

 

Sidang PK tersebut mestinya digelar Rabu, (20/8/2025). Tapi ditunda karena terdakwa yang sakit.

 

Hakim Ketua I Ketut Darpawan menjelaskan, pihaknya telah menerima surat resmi dari Rumah Sakit Puri Cinere yang menyatakan Silfester harus beristirahat selama lima hari. Alasan itu jadi penundaan.

 

Silfester Matutina diketahui dilaporkan oleh keluarga JK. Karena pernyataannya dianggap menghina JK.

 

Singkatnya, Silfestes Matutina akhirnya dinyatakan bersalah oleh pihak pengadilan hingga dijatuhi hukum selama 1,5 tahun.

 

Kasus tersebut telah diputus sejak 2019 lalu, namun hingga saat ini terpidana tidak kunjung menjalani hukum di panjara.

 

Silfester sendiri mengaku telah berdamai dengan pihak JK. Meski begitu, sejumlah kalangan menganggap loyalis Presiden ke-7 Jokowi itu mesti tetap dieksekusi.

 

Ia pun mengajukan PK, setelah belakangan ini kasusnya ramai jadi perbincangan publik. Sejumlah kalangan mendesak kejaksaan segera mengeksekusi. (fajar)

 

Ketua Umum Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Wayan Darmawan. (Foto: Dok Pribadi) 

 

JAKARTA Operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel menjadi momen paling tepat bagi Presiden Prabowo Subianto untuk membersihkan para menteri di Kabinet Merah Putih yang bermental korup.

 

Demikian disampaikan Ketua Umum Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Wayan Darmawan melalui keterangan elektroniknya di Jakarta, Kamis, 21 Agustus 2025.

 

"OTT Noel menjadi bukti adanya persoalan serius di lingkaran kekuasaan," kata Darmawan.

 

Darmawan mengingatkan bahwa korupsi merupakan masalah laten yang telah lama menjadi akar dari kemiskinan dan ketidakadilan di Indonesia.

 

"Karena itu pemberantasan korupsi harus menjadi prioritas utama dalam agenda pemerintahan," kata Darmawan.

 

Darmawan berpandangan menteri-menteri Kabinet Merah Putih sepertinya tidak mengindahkan peringatan keras Presiden Prabowo agar tidak korupsi, salah satunya disampaikan dalam pidato kenegaraan di DPR RI pada Kamis 15 Agustus 2025.

 

"Kasus Wamenaker Noel menjadi bukti bahwa komitmen itu tidak dijalankan dengan sungguh-sungguh di level bawah," kata Darmawan.

 

Lebih lanjut, KMHDI mendesak Presiden Prabowo untuk segera merombak kabinet, terutama menteri atau wakil menteri yang terindikasi kasus korupsi.

 

"Reshuffle kabinet mutlak diperlukan agar program kerja pemerintah berjalan sesuai target," kata Darmawan.

 

Kinerja yang lemah dari beberapa Menteri, kata Darmawan, akan menghambat realisasi visi Asta Cita Presiden Prabowo.

 

"Jika tidak segera dibenahi, maka janji-janji kampanye akan sulit tercapai,” kata Darmawan.

 

KPK menangkap Immanuel Ebenezer alias Noel dalam OTT pada Rabu malam, 20 Agustus 2025, terkait dugaan pemerasan perusahaan dalam pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

 

Dalam operasi tersebut, penyidik menyita uang tunai, puluhan mobil mewah, hingga sebuah motor Ducati, serta menyegel ruangan di Kementerian Ketenagakerjaan. Selain Noel, sekitar 10 hingga 20 orang termasuk pejabat eselon II di Kemenaker juga ikut diamankan.

 

Noel sendiri dikenal publik sebagai Ketua Relawan Jokowi Mania (JoMan) pada Pilpres 2019. Menjelang Pilpres 2024, Noel beralih mendukung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, yang kemudian membawanya dipercaya menduduki kursi Wakil Menteri Ketenagakerjaan. (rmol)

 

Immanuel Ebenezer dan Gibran/Ist 

 

JAKARTA Ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai diduga memeras sejumlah perusahaan yang menangani sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer dinilai menjilat ludahnya sendiri.

 

Akun pegiat media sosial Yurisa Agustina Samosir di X menyebutkan dirinya dipaksa membuka kembali jejak digital Immanuel setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

 

"Saya buka lagi jejak digital Immanuel Ebenezer alias Noel yang pernah bilang muak dengan politisi koruptor, dan ternyata dia Sendiri yang ditangkap KPK," kata Yurisa dikutip pada Kamis (21/8/2025).

 

Dalam video yang diunggah Yurisa, Noel blak-blakan mengenai politisi tua yang dianggap kelabakan dengan munculnya Gibran Rakabuming Raka pada bursa Cawapres 2024 lalu.

 

"Kalau seandainya mereka ini tidak diperhatikan, ini kan ngeri. Kita sudah muaklah dengan para politisi korup yang tua ini," kata Noel.

 

Kala itu, Noel hadir dalam diskusi Indonesia Lawyer Club (ILC) TV One yang dipandu Karni Ilyas.

 

"Masa pada takut dengan hadirnya mas Gibran, dulu bung Karno dalam pidatonya mengatakan siapkan saya 10 anak muda, akan kuguncangkan dunia," imbuhnya. 

 

Kata Noel, politisi tua yang dia tidak sebutkan secara eksplisit itu kelabakan seiring mencuatnya nama Gibran di panggung nasional.

 

"Maka semoga nanti itu fase transisi politisi tua untuk siap-siap, ada yang ke kuburan, sakit stroke, dan sebagainya. Supaya proses regenerasi ini benar-benar ada. Kita sudah muak dengan cara pandang politisi tua," terangnya.

 

Noel bilang, selama ini para politisi tua hanya mewariskan persoalan dari berbagai Pemilu yang telah berlalu.

 

"Karena orang tua itu selalu berbicara masa lalu romantisme. Tapi anak muda bicara masa depan. Prabowo? Dia politisi tua yang punya semangat muda," kuncinya.

 

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengatakan, Immanuel ditangkap pada Rabu (20/8/2025) malam.

 

Penangkapan itu dalam rangkaian OTT terkait dugaan pemerasan terhadap sejumlah perusahaan dalam pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

 

"Sudah (di KPK) rangkaiannya dari semalam," kata Fitroh dalam keterangan tertulis, Kamis (21/8/2025).

 

Sementara itu, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut penangkapan dilakukan di wilayah Jakarta. "Jakarta," ujarnya.

 

Budi menambahkan, KPK akan segera menyampaikan secara detail perkara yang menjerat Immanuel.

 

Hingga kini, lembaga antirasuah itu masih mendalami kasus dan belum menyampaikan jumlah pihak lain yang ikut diamankan dalam OTT tersebut. (fajar)


SN

{picture#} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Diberdayakan oleh Blogger.