Latest Post

 

SANCAnews.id – Pengacara Habib Bahar Bin Smith, Ichwan Tuankotta membeberkan kondisi terkini kliennya usai menjadi korban penembakan oleh orang tidak dikenal (OTK). Ichwan menyampaikan Habib Bahar kini dalam kondisi sehat.

                            

"Habib sehat, Alhamdulillah," ujar Ichwan saat dihubungi, Senin (15/5/2023).

 

Ichwan mengatakan ia terakhir kali bertemu dengan Habib Bahar pada Minggu (14/5/2023) malam. Kekinian, Habib Bahar sudah beraktivitas seperti biasa.

 

"Semalam juga (Habib Bahar) ketemu dengan saya. Sudah bisa kemana-mana beliau. Cuma masih di rumah," terang Ichwan.

 

Ichwan enggan memaparkan secara rinci kronologi penembakan terhadap Habib Bahar. Nantinya, pihak pengacara akan membuat rilis pers terkait insiden tersebut.

 

"Setelah kita musyawarah dengan teman-teman yang lain. Nanti kita akan buat rilis," imbuhnya.

 

Untuk diketahui, Habib Bahar Bin Smith dikabarkan ditembak oleh orang tidak dikenal (OTK). Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Bogor Kota AKBP Iman Imanuddin.

 

Iman menyebut kejadian penembakan itu sudah dilaporkan oleh pihak Habib Bahar ke Polres Bogor.

 

"Kami sudah menerima laporan yang disampaikan Habib Bahar kepada pihak kepolisian," ujar Iman kepada wartawan, Senin (15/5/2023).

 

Iman mengatakan pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut. Selain itu, polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

 

"Kami sudah membentuk tim penyelidikan dan penyidikan. Kami sudah olah TKP," sebut Iman.

 

Lebih lanjut, pihak kepolisian tengah memeriksa sejumlah saksi terkait insiden penembakan itu. Iman belum membeberkan secara detail kapan dan bagaimana kronologi penembakan terhadap Habib Bahar.

 

"Akan meminta keterangan terhadap saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut," imbuhnya. (suara)


 

SANCAnews.id – Habib Bahar bin Smith disebut menerima dua luka tembak di perut pada Jumat (12/5) malam. Meski begitu, pimpinan Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin tersebut masih bisa mengemudikan mobil untuk ke rumah sakit Dompet Dhuafa.

 

Hal itu diungkapkan kuasa hukum Habib Bahar bin Smith, Ichwan Tuankotta, Senin (15/5). Menurut Ichwan, sebelum penembakan, Habib Bahar sedang mengendarai sebuah mobil yang baru selesai diperbaiki di bengkel.

 

Saat itu sekitar pukul 20.32 WIB, Habib Bahar sedang mengendarai mobil diikuti mobil lain jenis Kijang berwarna hitam dof dari belakang. Namun, ketika merasa ada aneh dengan mobilnya, Habib Bahar kemudian keluar lalu memeriksa mesin mobil di bagian depan dengan membuka kap penutup mesin.

 

"Itu kejadiannya Jumat malam Sabtu, pukul 20.32 WIB. Itu menurut keterangan Habib di BAP yah. (Benar) luka di perut. Di polisi kan udah rilis tuh. Itu benar. TKP dekat dengan Pusbang (SDM Aparatur Perhubungan) Kemang," kata Ichwan.

 

Tiga Tembakan

Saat itu, Habib Bahar hendak menuju Jalan Raya Parung. Namun, tak sampai keluar ke jalan raya, mobil Habib Bahar bermasalah, kemudian terjadi peristiwa penembakan. "Kalau dalam BAP ada tiga tembakan, tapi yang kena cuma dua. Keduanya di perut," kata Ichwan.

 

Kata Icwan, menurut keterangan Bahar bin Smith, meski mengalami dua luka tembak, dia masih tetap bisa mengemudikan mobilnya seorang diri menuju RS Dompet Dhuafa Parung.

 

"Jadi Habib ke rumah sakit juga sendiri. Walaupun darah banyak kata beliau, beliau keleyengan tapi tetap bisa sampai rumah saki Dhuafa. Setelah itu baru lapor (polisi) kata Ichwan.

 

Kata dia, kondisi Bahar saat ini mulai membaik dan bisa diajak berkomunikasi. "Beliau di satu rumah lagi istirahat. Masih bisa aktivitas, masih bisa komunikasi. Waktu kejadian beliau sendiri, karena menurut keterangan BAP beliau," jelas Ichwan. (merdeka)

 


SANCAnews.id – Polisi belum menemukan adanya selongsong proyektil atau bukti lain yang mengarah ke insiden penembakan Habib Bahar Bin Smith. Selain ada luka yang dialami Bahar saat melaporkan kasus penembakan ke polisi.

 

"Tidak ditemukan ada proyektil rekan Sayyid Bahar datang ke Polsek hari Sabtu, saat sudah diobati dan luka tertutup perban dan (sesuai keterangannya) peristiwanya Jumat," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo kepada wartawan, Senin (15/5).

 

Sebagaimana, Laporan polisi yang dibuat ke Polsek Kemang, untuk selanjutnya ditangani ke Polres Bogor dengan nomor LP/--/B/V/2023/SPKT/POLSEK KEMANG/POLRES BOGOR/POLDA JABAR.

 

Atas hal itu, Ibrahim melanjutkan kedepannya Bahar akan kembali diperiksa untuk mendalami kasus ini. Namun, dia tak merinci kapan sosok penceramah ini kembali dimintai keterangan.

 

"Kemudian yang kedua memang tidak ada saksi dari insiden itu. Semua informasi yang didapat dari keterangan-keterangan awal, itu akan kita lakukan penelusuran dulu. Termasuk juga karena visum belum keluar, makanya kita masih menunggu hasil visum (Bahar Smith)," ucapnya.

 

Sehingga dasar penyelidikan yang dilakukan saat ini merupakan sebuah rangkaian umum yang dilaksanakan untuk menindaklanjuti setiap laporan. Dengan lebih dulu, memastikan keterangan yang diperoleh apakah benar kejadian memang demikian.

 

"Nanti setelah kejadiannya bisa kita validasi baru kita melakukan penelusuran terkait peristiwa-peristiwa tambahan terkait peristiwa itu," sebutnya.

 

"Nah itu yang belum bisa dipastikan. Karena korban itu datang sudah dalam keadaan diperban. Sedangkan polisi tidak berkompeten untuk memeriksa luka. (hanya dari keterangan) Iya kita cuman berdasarkan keterangan korban saudara Bahar. Keterangan itulah yang akan kita dalami," tambah dia.

 

Sementara secara terpisah, Pengacara Habib Bahar, Ichwan Tuankotta, saat dikonfirmasi belum memberikan penjelasan secara rinci atas kronologi kejadian

 

"Insyaallah nanti pada waktu kita akan infokan," kata Ichwan saat dikonfirmasi, Senin (15/5).

 

Sehingga, Ichwan hanya bisa memastikan kondisi Habib Bahar hari ini dalam keadaan baik dan tengah berada di rumah, usai insiden penembakan beberapa hari lalu.

 

"Habib sehat Beliau di rumah," sebut Ichwan.

 

Informasi dihimpun, pimpinan Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin itu, ditembak pada Jumat, 12 Mei 2023 antara pukul 08.00 atau 09.00 WIB. Saat itu, Bahar bin Smith sedang mengendarai mobil, lalu merasa ada yang aneh pada mobilnya, kemudian memeriksa kondisi mesin mobilnya. Saat dia keluar mengecek mesin mobil terjadilah penembakan. (merdeka)


 

SANCAnews.id – Polisi menyebut telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus penembakan Bahar bin Smith di Bogor. Diketahui, Bahar bin Smith ditembak orang tak dikenal pada Jumat (12/5) lalu.

                                   

"Kami sudah olah TKP," kata Kapolres Bogor Kota AKBP Iman Imanuddin saat dihubungi merdeka.com, Senin (15/5).

 

Langkah selanjutnya, polisi akan memeriksa saksi, "Dan akan meminta keterangan terhadap saksi saksi yang mengetahui kejadian tersebut," katanya.

 

Sebelumnya, Iman membenarkan telah menerima laporan kasus penembakan tersebut. Bahkan, polisi telah membentuk tim untuk mengusut.

 

"Kami sudah menerima laporan yang disampaikan habib bahar kepada pihak kepolisian, dan saat ini kami sedang menindaklanjuti laporan tersebut. Kami sudah membentuk tim penyelidikan dan penyidikan atas laporan yang disampaikan Habib Bahar," tuturnya.

 

Informasi dihimpun, pimpinan Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin itu, ditembak pada Jumat, 12 Mei 2023 antara pukul 08.00 atau 09.00 WIB. Saat itu, Bahar bin Smith sedang mengendarai mobil, lalu merasa ada yang aneh pada mobilnya, kemudian memeriksa kondisi mesin mobilnya. Saat dia keluar mengecek mesin mobil terjadilah penembakan. (merdeka)


 

SANCAnews.id – Banjir rob yang melanda Demak, Jawa Tengah, saat Gubernur Ganjar Pranowo sibuk tur politik di ibu kota, juga menjadi sorotan DPP Partai Demokrat.

 

Ganjar yang kini berstatus calon presiden dari PDI Perjuangan juga disarankan untuk lebih fokus membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah daripada sibuk blusukan politik.

 

Usai dideklarasikan sebagai bacapres oleh PDIP, belakangan Ganjar memang mulai terlihat sibuk safari politik. Di antaranya ke sejumlah titik di Jakarta

 

Pada Sabtu siang (13/5), Ganjar berkunjung ke Graha Pena 98. Kemudian, pada malam harinya Ganjar menghadiri acara halal bihalal relawan Jokowi di Hall Basket Senayan, Jakarta.

 

“Sudah sepatutnya mengingatkan kepada Mas Ganjar selaku Gubernur Jateng untuk fokus bantu rakyat Demak yang sedang dilanda musibah ketimbang sibuk blusukan safari politik ke mana-mana,” kata Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, kepada Kantor Berita Politik RMOL melalui pesan singkat, Senin (15/5).

 

Kamhar turut prihatin atas bencana banjir rob yang merendam belasan desa di Demak. Ia berdoa bencana tersebut segera berakhir dan teratasi.

 

Oleh karena itu, Kamhar berharap kepada pemerintah Provinsi (Pemprov) dan stakeholder terkait agar mengulurkan bantuan kepada rakyat Jateng yang tertimpa musibah.

 

Ganjar, kata dia, selaku orang nomor satu di Jateng sedianya lebih proaktif menyelesaikan persoalan klasik tersebut. Bukan justru berperilaku kontraproduktif dengan mementingkan kepentingan politik praktis Pemilu 2024.

 

“Bantu rakyat agar penderitaannya ini segera berakhir. Berikan solusi yang bersifat sistemik agar rakyat di sana tak lagi tertimpa bencana serupa. Kalau sudah beres, silakan saja Mas Ganjar kembali melakukan safari politik,” pungkasnya.

 

Banjir rob merendam 15 desa di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, pada Minggu (14/5). Bahkan dikabarkan sejumlah dusun terisolir akibat luapan banjir rob tersebut. (*)

SN

{picture#} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Diberdayakan oleh Blogger.