SANCAnews.id – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono
(AHY) menerima kedatangan lebih dari 80 Jenderal atau Perwira Tinggi (Pati)
Purnawirawan TNI/Polri di Cikeas, Jawa Barat, Sabtu kemarin (1/4).
Sebelumnya para jenderal dari
matra darat, laut, udara dan kepolisian ini juga mendatangi kediaman bakal
calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan di
Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Dalam kegiatan silaturahmi ini,
para Jenderal atau Perwira Tinggi (Pati) Purnawirawan TNI/Polri sepakat
mendukung Anies berpasangan dengan AHY.
“Kami merasa Indonesia saat ini
sedang tidak dalam kondisi yang baik. Kami juga merasa harus ada perubahan, maka
untuk melakukan perubahan ini, kami sepakat bahwa sekarang pasangan Anies dan
AHY merupakan yang terbaik," ujar mantan Sekretaris Jenderal Kementerian
Pertahanan, Letjen TNI Purn Prabowo selaku perwakilan.
AHY menyambut baik aspirasi para
Pati tersebut. Dia juga berharap silaturahmi ini bisa menguatkan keyakinan
dirinya untuk memperjuangkan spirit perubahan dan perbaikan.
“Terima kasih yang
sebesar-besarnya atas kedatangan para senior, para Perwira Tinggi, yang telah
berkenan, bukan hanya hadir dalam acara ramah tamah dan buka bersama, tapi
hadir dalam spirit perjuangan yang sama dengan Partai Demokrat,” ucap AHY.
Hadir pula dalam silaturahmi
antara lain, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono,
Sekjen DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, Waketum Edhie Baskoro
Yudhoyono, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Demokrat Sarjan Tahir, Ketua
Mahkamah Partai Demokrat Mayjen TNI Purn Nachrowi Ramli, serta Anggota DPR RI
dari Fraksi Partai Demokrat Hinca Panjaitan, Mayjen TNI Purn Hasan Saleh,
Kolonel Purn Guntur Sasono, dan Rezka Oktoberia. (rmol)
SANCAnews.id – Jenazah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta,
KH Munahar Muchtar, dimakamkan di dalam rumahnya yang sekaligus menjadi tempat
majelis taklim miliknya di Kampung Lamporan, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat,
Sabtu (1/4/2023) siang.
Sebelum dimakamkan, jenazah KH
Munahar Muchtar lebih dahulu disalatkan di Masjid Nurul Istiqomah yang tak jauh
dari kediamannya setelah Salat Zuhur.
Setelah disalatkan, dengan
diiringi lantunan ayat suci Alquran, jenazah KH Munahar Muchtar dibawa melalui
gang di sebelah masjid menuju kembali ke rumahnya yang kini menjadi tempat
peristirahatan terakhirnya. Makam KH Munahar Muchtar digali tepat di ruang tamu
miliknya.
Lantaran saking banyaknya
peziarah yang ingin melepas kepergian sang mubaligh ke peristirahatan terakhir,
tak sedikit pelayat lebih memilih menggelar doa bersama di Masjid tempat
jenazah tadi disalatkan.
Sedangkan jalan di sekitar rumah
duka sampai di pinggir jalan Semanan dipenuhi karangan bunga dari berbagai
pihak yang berduka atas berpulangnya KH Munahar Muchtar.
Di antaranya ada karangan bunga
dari Wakil Presiden KH Maruf Amin, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran hingga
raja dangdut Rhoma Irama.
Belum lagi sejumlah karangan
bunga dari berbagai instansi yang turut memberikan ucapan duka cita. Salah satu
dai yang turut ikut memakamkan KH Munahar Muchtar yakni Ustaz Nur Fadhillah
atau yang biasa dikenal Ustaz Tile.
Dia mengatakan, sejak pagi tadi
begitu banyak pelayat yang datang ke rumah duka, tak terkecuali dari para tokoh
pejabat hingga ulama.
Disebutkannya, beberapa tokoh
yang ikut bertakziah di rumah duka KH Munahar Muchtar yakni Wapres KH Maruf
Amin, eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Habib Rizieq Shihab hingga
Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran.
"Tadi dari pagi sudah banyak
yang datang. Pak Anies datang jam 11.30 sebelum Zuhur," ujar Ustaz Tile,
Sabtu (1/4/2023).
Ustaz Tile mengaku dirinya juga
cukup kaget mendengar kabar KH Munahar Muchtar meninggal dunia. Pasalnya, belum
lama ini dia masih bertemu dengan KH Munahar Muchtar.
"Dua hari lalu saya
dihubungi istri beliau minta doa katanya pak kiai sakit dan dirawat di
Kalideres, terus sempat dipindah ke RSPP dan dini hari tadi dapat kabar
meninggal dunia," ujar Ustaz Tile. (tribunnews)
SANCAnews.id – Dugaan praktik rasuah di lingkungan Kementerian
Keuangan (Kemenkeu) tidak bisa hanya sampai pada penetapan mantan pejabat
Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kemenkeu, Rafael Alun Trisambodo sebagai
tersangka.
Direktur Political and Public
Policy Studies (P3S), Jerry Massie mengusulkan agar tuntas, maka seluruh pihak
berwenang di Kemenkeu diperiksa KPK, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani
Indrawati.
“Saya kira Sri Mulyani harus
diperiksa,” ujar Jerry Massie kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (1/4).
Ia menjelaskan, temuan Pusat
Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengenai skandal tindak
pidana pencucian uang (TPPU) di Kemenkeu hingga Rp 349 triliun, diyakini memang
melibatkan banyak pihak.
Sehingga, ia pernyataan Menteri
Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD
seharusnya ditindaklanjuti KPK dengan memeriksa Sri Mulyani.
“Menurut laporan, ada 491 pegawai pajak yang terlibat pencucian uang. Maka selain dia (Rafael Alun), saya sinyalir ada juga petinggi lain yang ikut terlibat,” demikian Jerry menambahkan. (*)
SANCAnews.id – Pegiat media sosial Bachrum Achmadi menyentil
pernyataan Presiden Jokowi yang meminta semua pihak tidak mencampurkan urusan
olahraga dengan politik terkait keikutsertaan tim nasional (Timnas) Israel di
Piala Dunia U-20 2023.
Dia mengungkit kejadian Piala
Presiden 2018 lalu saat mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dilarang Paspampres
ikut rombongan Presiden Jokowi naik ke podium untuk menyerahkan piala kepada
tim juara.
Hal itu disampaikan Bachrum
Achmadi dalam akun Twitter pribadinya, pada Kamis 30 Maret 2023.
"Teriak-teriak olah raga
khususnya sepak bola jangan dikait2kan dgn politik. Faktanya waktu final sepak
bola piala Presiden di GBK, Gub Anies dihalang2i naik ke panggung," ujar
dia seperti dikutip dari WE NewsWorthy.
"Pertanyaannya ulah siapa
itu? Kok kebencian karena politik diseret-seret ke sepak bola? Cemana dong, cobalah
klen jelaskan!," pungkasnya.
Treak2 olah raga khususnya sepak
bola jgn dikait2kan dgn politik.
Faktanya waktu final sepak bola
piala Presiden di GBK, Gub Anies dihalang2i naik ke panggung.
Pertanyaannya ulah siapa itu? Koq
kebencian krn politik diseret2 ke sepak bola?
Cemana dong, cobalah klen
jlskan!????????
— SiraitBatakDusun™?
(@bachrum_achmadi) March 30, 2023
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo
(Jokowi) sepakat dengan Duta Besar Palestina untuk Indonesia soal aturan FIFA
yang harus ditaati seluruh anggotanya. Jokowi menekankan agar tidak
mencampuradukkan urusan olahraga dengan politik.
"Dalam urusan Piala Dunia
U-20 ini, kita sependapat Duta Besar Palestina untuk Indonesia bahwa FIFA memiliki
aturan yang harus ditaati anggotanya. Jadi jangan mencampuradukkan urusan
olahraga dan urusan politik," kata Jokowi dalam video yang ditayangkan di
akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (28/3/2023).
Jokowi menyampaikan FIFA telah
mengetahui adanya penolakan-penolakan terhadap keikutsertaan Israel dalam Piala
Dunia U-20. Jokowi menegaskan pemerintah dan PSSI terus berupaya mencari solusi
terbaik.
"Saat ini FIFA juga telah
mengetahui adanya penolakan-penolakan terhadap keikutsertaan Timnas Israel di
Piala Dunia U-20," ujarnya.
"Kita, baik pemerintah
maupun PSSI, masih terus berusaha agar ada solusi terbaik," lanjut Jokowi.
(*)
Tonton videonya: