Latest Post


 

SANCAnews.id – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dinilai tidak cocok menjadi pemimpin nasional. Sebab, kemunculannya hanya mengulang trik dan pola Presiden Joko Widodo yang lebih pro pada investor dan pemodal.

 

Begitu penilaian Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi menanggapi insiden yang terjadi di Jawa Tengah yang tidak pro pada rakyat. Seperti kasus di Kendeng, Rembang dan teranyar di Wadas, Purworejo.

 

"Kalau kepemimpinannya pro rakyat, maka kasus Kendeng dan Wadas tidak akan terjadi, dia akan lebih pro rakyat," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (13/2).

 

Namun, kata Muslim, sikap yang diperlihatkan oleh Ganjar menunjukkan lebih pro terhadap investor dan pemodal. Menurutnya, apa yang ditampilkan Ganjar mirip dengan yang selama ini diperlihatkan Jokowi.

 

"Dan saya kira tidak cocok jadi pemimpin nasional. Karena dia akan ulangi trik dan pola Jokowi yang gagal karena lebih pro pemodal dan investor dibanding pro rakyat dan demi raih dukung," kata Muslim. **



 

SANCAnews.id – Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi naik mulai hari ini, Sabtu (12/2/2022).

 

Kenaikan harga Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex berlaku di 34 Provinsi dan satu Kota Madya.

 

BBM nonsubsidi yang dimaksud meliputi Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex.

 

Dikutip dari laman resmi PT Pertamina (Persero), kenaikan harga BBM nonsubsidi ini dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

 

Kenaikan harga Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex bervariasi untuk masing-masing wilayah.

 

Contohnya di Provinsi Jawa Tengah dan DKI Jakarta, harga Pertamax Turbo yang semula Rp 12.000 kini menjadi Rp 13.500.

 

Kemudian di Provinsi Riau yang semula harga Pertamax Turbo Rp 12.400 kini menjadi Rp 14.000.

 

Sedangkan harga BBM Shell V-Power (RON 95) yang pada Januari lalu Rp 12.560 per liter, kini naik menjadi Rp 13.550 per liter.

 

Berikutnya harga BBM Shell V-Power Nitro+ (RON 98) yang per Januari 2022 Rp 12.790 per liter, kini naik menjadi Rp 13.750 per liter.

 

Kemudian untuk harga BBM Shell V-Power Diesel (CN 51) per Februari 2022 juga sudah naik menjadi Rp 13.270 per liter. Pada Januari 2022, harga BBM Shell V-Power masih Rp 11.990 per liternya.

 

Kenaikan harga BBM juga dilakukan oleh BP-AKR pada awal Februari.

 

Sebut saja harga BBM BP 90 (RON 90) yang kini dibanderol Rp 12.500 per liter, padahal Januari 2022 lalu harganya Rp 11.850 per liter.

 

Selengkapnya, berikut rincian daftar harga baru BBM nonsubsidi di seluruh wilayah Indonesia.

 

Pertamax Turbo Rp 14.000 per liter

 

- Provinsi Riau

 

- Kepulauan Riau

 

- Bengkulu

 

- Kodya Batam (FTZ)

 

Pertamax Turbo Rp 13.750 per liter

- Prov. Sumatera Utara

 

- Prov. Sumatera Barat

 

- Prov. Jambi

 

- Prov. Sumatera Selatan

 

- Prov. Bangka-Belitung

 

- Prov. Lampung

 

- Prov. Kalimantan Barat

 

- Prov. Kalimantan Tengah

 

- Prov. Kalimantan Selatan

 

- Prov. Kalimantan Timur

 

- Prov. Kalimantan Utara

 

- Prov. Sulawesi Utara

 

- Prov. Gorontalo

 

- Prov. Sulawesi Tengah

 

- Prov. Sulawesi Tenggara

 

- Prov. Sulawesi Selatan

 

- Prov. Sulawesi Barat

 

- Prov. Papua

 

Pertamax Turbo Rp 13.500 per liter

- Prov. Nanggroe Aceh Darussalam

 

- Prov. DKI Jakarta

 

- Prov. Banten

 

- Prov. Jawa Barat

 

- Prov. Jawa Tengah

 

- Prov. DI Yogyakarta

 

- Prov. Jawa Timur

 

- Prov. Bali

 

- Prov. Nusa Tenggara Barat

 

- Prov. Nusa Tenggara Timur

 

Dexlite Rp 12.650 per liter

- Provinsi Riau

 

- Kepulauan Riau

 

- Bengkulu

 

- Kodya Batam (FTZ)

 

Dexlite Rp 12.400 per liter 

- Provinsi Sumatera Utara

 

- Sumatera Barat

 

- Sumatera Selatan

 

- Jambi

 

- Bangka Belitung

 

- Lampung

 

- Kalimantan Barat

 

- Kalimantan Tengah

 

- Kalimantan Selatan

 

- Kalimantan Timur

 

- Kalimantan Utara

 

- Gorontalo

 

- Sulawesi Utara

 

- Sulawesi Tengah

 

- Sulawesi Tenggara

 

- Sulawesi Selatan

 

- Sulawesi Barat

 

- Maluku

 

- Maluku Utara

 

- Papua

 

- Papua Barat

 

Dexlite Rp 12.150 per liter

- Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

 

- DKI Jakarta

 

- Banten

 

- Jawa Barat

 

- Jawa Tengah

 

- Jawa Timur

 

- DI Yogyakarta

 

- Bali

 

- Nusa Tenggara Barat (NTB)

 

- Nusa Tenggara Timur (NTT)

 

Pertamina Dex Rp 13.700 per liter

- Provinsi Riau

 

- Kepulauan Riau

 

- Bengkulu

 

- Kodya Batam (FTZ)

 

Pertamina Dex Rp 13.450 per liter 

- Provinsi Sumatera Utara

 

-Sumatera Barat

 

- Sumatera Selatan

 

- Jambi

 

- Bangka Belitung

 

- Lampung

 

- Kalimantan Barat

 

- Kalimantan Tengah

 

- Kalimantan Selatan

 

- Kalimantan Timur

 

- Kalimantan Utara

 

- Gorontalo

 

- Sulawesi Utara

 

- Sulawesi Tengah

 

- Sulawesi Tenggara

 

- Sulawesi Selatan

 

- Sulawesi Barat

 

- Papua Barat

 

Pertamina Dex Rp 13.200 per liter

- Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

 

- DKI Jakarta

 

- Banten

 

- Jawa Barat

 

- Jawa Tengah

 

- Jawa Timur

 

- DI Yogyakarta

 

- Bali

 

- Nusa Tenggara Barat (NTB)

 

- Nusa Tenggara Timur (NTT)

 

Sumber: Wartakota



 

SANCAnews.id – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyambut baik acara peringatan Harlah NU ke-96 yang digelar secara hibryd oleh DPP PDI Perjuangan.

 

Apresiasi itu disampaikannya langsung Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya saat memberikan sambutan secara virtual, Sabtu (12/2).

 

"Alhamdulillah, ya namanya gayung bersambut," ucap Gus Yahya.

 

Gus Yahya lantas mengurai tema besar PBNU di bawah kepemimpinan untuk satu periode ke depan, yakni "Merawat Jagat dan Membangun Peradaban".

 

"Merawat jagat itu dengan dua dimensi yang paling mendasar. Terutama, bumi sebagai tempat kita hidup dan kita pijak bersama ini," katanya.

 

"Kedua, tatanan kehidupan di atasnya, ini harus kita rawat supaya jangan sampai kita membuat kerusakan-kerusakan di muka bumi ini, apalagi melakukan penghacuran-penghancuran," sambungnya.

 

Gus Yahya mengingatkan, jika semua pihak ingin berjuang untuk meningkatkan kualitas hidup, maka jangan sampai membuat kerusakan terhadap bumi sebagai lingkungan hidup itu sendiri.

 

"Kalau ada yang belum sempurna, ada yang harus diperbaiki, mari kita perbaiki dengan strategi menyempurnakan, bukan strategi untuk merusak dan menghancurkan. Dan ini adalah prinsip yang menjadi ingin kita tegakkan dalam pergulatan Nahdlatul Ulama ke depan," imbuhnya menegaskan.

 

Adapun, jika PDIP memiliki visi misi ke arah sana sama seperti NU, kata Gus Yahya, maka PDIP bukan hanya sekadar partner, lebih jauh daripada itu.

 

"PDIP akan menjadi, bukan hanya sekedar partner, tapi akan menjadi salah satu komponen senyawa dalam perjuangan," katanya.

 

Namun begitu, menurut Gus Yahya, ke depan akan terlihat bahwa langkah yang diambil dan dijalankan oleh Nahdlatul Ulama (NU) selama kedua belah pihak (PDIP) setia kepada semangat dasar perjuangannya.

 

"Ini akan jadi sinergi yang mudah-mudahan membawa kemaslahatan yang yang lebih besar untuk bangsa, negara, dan manusia," tuturnya.

 

"Saya kira ini terima kasih Pak Hasto, terima kasih dan salam hormat untuk Ibu Megawati dan mudah-mudahan Nahdlatul Ulama bisa ikut mendapatkan pelajaran yang berharga dari acar dialog yang digelar hari ini," demikian Gus Yahya. (rmol)



 

SANCAnews.id – Aktivis Nicho Silalahi di akun Twitternya @Nicho_Silalahi, Jumat (11/2) mengkritik keras kebijakan pemerintah yang memfasilitasi turis asing.

 

Melalui Kemenparekraf, pemerintah memfasilitasi kedatangan wisatawan mancanegara atau turis asing yang datang ke Bali.

 

Dikutip dari Fajar, menurutnya, pemerintah lebih memilih mengeluarkan uang negara demi orang asing yang datang berwisata dibanding rakyat yang kesusahan karena pandemi.

 

“Lebih penting biayai orang asing berwisata ketimbang ngasih makan rakyat yang sedang kesusahan akibat Plandemik berkepanjangan ini,” kata Nicho.

 

Sebelumnya, Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan kedatangan turis asing di Bali ternyata sebagian dibiayai oleh pemerintah dalam hal ini Kemenparekraf dan berbagai perusahaan lain.

 

Turis-turis itu diharapkan menjadi ‘corong’ untuk memperlihatkan kondisi wisata di Indonesia.

 

Sandiaga Uno menyebutkan, kedatangan turis asing yang berasal dari Jepang sebanyak 6 orang pada Kamis 3 Februari 2022 dengan penerbangan perdana GA881 NRT-DPS, merupakan kolaborasi Kemenparekraf, Garuda Indonesia, BTB, Grand Hyatt, Four Season serta dukungan Pemda Bali, Kementerian/Lembaga terkait dan TNI/Polri.

 

“Dalam pelaksanaannya, Kemenparekraf mendukung kegiatan business meeting, mengatur pertemuan ke 6 WNA Jepang yang juga merupakan travel agents di Jepang dengan industri pariwisata di Bali yang khusus banyak menangani pasar Jepang,” ujar Sandiaga.

 

Garuda Indonesia memberikan dukungan berupa tiket PP Business Class (Narita-Denpasar) dan (Denpasar-Haneda) via CGK.

 

Bali Tourism Board menyediakan dukungan berupa Bus Golden Bird yang merupakan salah satu perusahaan transportasi yang telah ditetapkan sebagai penyedia transportasi transfer Airport DPS ke hotel bubble untuk mengikuti aktivitas Bali Warm Up Vacation, dengan pengawalan dan prokes yang telah dituangkan dalam SE Satgas Covid-19 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri.

 

Hotel Grand Hyatt Nusa Dua memberikan keringanan harga paket Bali Warm Up Vacation bagi ke 6 WNA Jepang yang mengikuti program kolaborasi penerbangan perdana GA 881 NRT-DPS selama 5 hari termasuk aktivitas selama di Hotel. (radartegal)



 

SANCAnews.id – Pelabelan hoax terhadap peristiwa di Desa Wadas, Purworejo, oleh pemerintah disayangkan Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI).

 

Ketua Umum AJI, Sasmito menjelaskan, label hoax disematkan sejumlah kepala instansi pemerintahan atas pemberitaan dan atau informasi yang beredar di media sosial terkait gejolak di Wadas.

 

"Hal tersebut setidaknya tergambar dalam konferensi pers yang disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD di Jakarta pada Rabu (9/2)," ujar Sasmito dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (12/2).

 

Sasmito menuturkan, Mahfud menyebut semua informasi dan pemberitaan yang menggambarkan suasana mencekam di Desa Wadas tidak terjadi seperti yang digambarkan, terutama di media sosial.

 

"Ia mengklaim situasi di Desa Wadas dalam keadaan tenang dan meminta warga tidak terprovokasi," imbuhnya.

 

Selain Mahfud MD, Sasmito juga melihat label hoax yang diberikan Polri melalui unggahannnya di laman humas.polri.go.id yang berjudul "Ulama Purworejo Serukan Warga Menolak Hoax Tentang Situasi Wadas, Polda Jateng Warning Akun Tukang Provokasi" pada Kamis (10/2).

 

"Dalam unggahan tersebut, Polri juga menegaskan menindak pengelola akun-akun yang dinilai provokatif melalui jalur hukum. Faktanya warga hanya menyampaikan informasi melalui media sosial terkait peristiwa yang terjadi di Desa Wadas," tuturnya.

 

Polri, lanjut Sasmito, juga menyematkan stempel hoax terhadap konten milik Wadas Melawan. Polisi membuat narasi bahwa ada warga yang membawa senjata tajam dan kemudian diamankan polisi. Padahal fakta yang didapat jurnalis di lapangan, sejata tajam yang dibawa warga merupakan alat mencari rumput pakan ternak.

 

Maka dari itu, Sasmito menyatakan bahwa label hoax yang diberikan pemerintah pada peristiwa yang terjadi di Wadas jauh dari fakta yang terjadi di lapangan.

 

"AJI menyerukan agar pemerintah menghentikan pelabelan hoax peristiwa di Wadas yang sewenang-wenang dan berdasarkan klaim yang dianggap sesuai dengan narasi yang diharapkan aparat," harapnya.

 

Lebih lanjut, Sasmito menegaskan bahwa berdasarkan Jaringan Pengecekan Fakta Internasional, pengecekan fakta harus mengacu prinsip-prinsip seperti komitmen nonpartisan dan keadilan, komitmen transparansi atas sumber, transparansi metodologi, serta komitmen atas koreksi yang terbuka dan jujur.

 

"Pers nasional agar menjalankan fungsi kontrol sosial seperti diamanatkan UU Pers. Termasuk melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum seperti pembangunan proyek Bendungan Bener yang berdampak kepada warga Wadas," tandasnya. (rmol)


SN

{picture#} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Diberdayakan oleh Blogger.