Latest Post

 

SANCAnews.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) mendapatkan piagam penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan, sebanyak 75.489 pekerja yang masuk dalam kategori pekerja rentan telah terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

 

Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Zainudin menyerahkan piagam tersebut langsung kepada Gubernur Kalbar Sutarmidji di Aula Pendopo Gubernur Kalbar, Selasa (16/5).

 

Sutarmidji dalam keterangannya usai menerima penghargaan mengatakan, program perlindungan ini merupakan komitmen Pemprov Kalbar untuk mensejahterakan seluruh masyarakat Kalbar terutama kepada pekerja.

 

“Kemiskinan juga bisa lahir dari kecelakaan kerja, jika pencari nafkah dalam keluarga hanya satu dan dirinya meninggal maka akan hilang. Sehingga berapapun uang yang ditabung bisa habis,” jelasnya.

 

Diketahui bahwa seluruh pekerja yang telah didaftarkan akan mendapatkan perlindungan dari risiko kecelakaan kerja dan juga risiko kematian. Adapun pekerja rentan tersebut berasal dari berbagai jenis profesi, antara lain pekerja keagamaan, RT/RW, tokoh masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa, Petani, Relawan Pemadam Kebakaran hingga pekerja dari sektor usaha mikro kecil.

 

“Karyawan yang sejahtera, karyawan yang terlindungi, maka kinerjanya akan baik. Kami terus berupaya untuk meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan karena ini penting untuk kita bersama,” tambahnya.

 

Sutarmidji bertekad untuk terus mendorong agar seluruh pekerja rentan terlindungi di BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, jika pekerja melaksanakan pekerjaan untuk kepentingan negara, untuk kepentingan pemerintah dan juga membantu kelancaran tugas-tugas pemerintah, maka selayaknya juga pemerintah yang membayarkan iuran pekerja tersebut, seperti relawan PMI, relawan bencana, pemadam kebakaran, marbot masjid dan juga pekerja gereja.

 

Selanjutnya Zainudin mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen tinggi dan kepedulian yang ditunjukan oleh Pemprov Kalbar dalam menjamin terciptanya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

 

“Apa yang dilakukan oleh Gubernur Sutarmidji ini merupakan bentuk negara hadir memberikan jaminan sosial kepada seluruh pekerjanya, selain itu juga ini sudah sejalan dengan apa yang diinginkan oleh Presiden Jokowi, kita akan bersama memulai pembangunan dari yang paling luar, dari desa dan kelurahan, jika melihat data, 65% pekerja informal atau pekerja bukan penerima upah terdapat di desa dan kelurahan, sehingga perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan juga sebaiknya dimulai dari desa dan kelurahan,” jelas Zainudin.

 

Dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan santunan kematian dan juga manfaat beasiswa pendidikan anak kepada 4 orang ahli waris dari pekerja yang telah terdaftar sebelumnya, total santunan yang diserahkan sebesar Rp532 juta.

 

Zainudin melanjutkan, saat ini BPJS Ketenagakerjaan memiliki 4 ekosistem yang akan menjadi fokus penambahan peserta di tahun 2023, yaitu ekosistem desa seperti perangkat desa, RT/ RW, Bhabinkamtibmas, kemudian ekosistem pasar yang di dalamya ada pasar modern dan tradisional, kemudian ekosistem pada e-commerce dan UMKM, serta yang terakhir ekosistem pada pekerja rentan seperti pekerja informal atau pekerja bukan penerima upah, pekerja miskin dan tidak mampu.

 

“Kami akan fokus pada pekerja informal yang memang jumlahnya sangat banyak, beberapa langkah akan kami tempuh antara lain menggunakan sistem keagenan dan juga sistem auto debet, ini akan memudahkan pekerja informal untuk membayar iuran tiap bulannya,” tambahnya.

 

Menutup kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kalimantan BPJS Ketenagakerjaan Erfan Kurniawan menyampaikan pihaknya akan terus melanjutkan kampanye komunikasi “Kerja Keras Bebas Cemas” agar setiap orang dengan profesi pekerjaan apapun mengerti makna penting perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

 

“Kami akan terus memanfaatkan dukungan yang luar biasa dari Pemprov Kalbar dan jajarannya, sinergi juga akan dibangun dengan Kepolisian Daerah Prov Kalbar melalui Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat, juga kepada stakeholder lain seperti perbankan dalam hal kanal pendaftaran dan pembayaran, semua kami lakukan agar jumlah masyarakat yang terlindungi semakin banyak lagi, semakin banyak yang terlindungi maka semakin banyak lagi pekerja Indonesia khususnya di Kalimantan yang sejahtera,” tutup Erfan. (suara)



 

SANCAnews.id – Kontingen Indonesia menorehkan prestasi gemilang di SEA Games 2023 di Kamboja. Kontingen Merah Putih mampu melampaui target yang ditetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo sebanyak 60 medali emas.

 

Catatan hingga Senin (15/5), emas yang diperoleh Indonesia sudah melewati target, yakni mencapai 76 medali emas. Jumlah ini belum termasuk 66 medali perak dan 94 medali perunggu yang jika ditotal ada 236 medali.

 

Bahkan perolehan sementara medali emas Indonesia sudah melewati target dari Presiden Joko Widodo sebesar 69 medali.

 

Capaian medali emas ini juga sekaligus menempatkan beberapa cabang olahraga menjadi juara umum, di antaranya wushu, pencak silat, dan balap sepeda. Pencak silat menjadi salah satu cabang olahraga andalan Indonesia yang berkontribusi menyumbang perolehan terbanyak dengan 9 medali emas.

 

Tidak sampai di situ, cabang olahraga atletik juga menyumbang 7 medali emas. Bahkan secara mengejutkan, cabang olahraga gulat mampu meraih 4 medali emas pada hari pertama pertandingan.

 

Perolehan medali emas Indonesia kian bertambah dari cabang-cabang olahraga yang baru akan melangsungkan pertandingan final hari Selasa (16/5).

 

Bulu tangkis setidaknya berhasil memastikan tambahan 2 medali emas melalui All-Indonesian Final dari nomor ganda putri dan tunggal putra. Pada hari yang sama, cabang olahraga sepak bola juga diharapkan mampu menorehkan sejarah medali emas pertamanya sejak tahun 1991. (rmol)

 

SANCAnews.id – Etika politik yang ditunjukkan calon presiden (capres) di Turki, Muharrem Ince, diharapkan dapat dijadikan bahan pembelajaran bagi Ganjar Pranowo.

 

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie menjelaskan, pemilihan presiden (pilpres) di Turki sempat dikejutkan dengan keputusan Muharrem Ince.

 

Pasalnya, Muharrem Ince sebagai salah satu kandidat menyatakan mengundurkan diri dari kontestasi pilpres karena tersandung satu skandal.

 

“Kita harus tiru seorang capres Turki mundur dalam pilpres di negara tersebut lantaran tersandung kasus video porno,” ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (16/5).

 

Jerry menuturkan, Muharrem Ince mundur sebagai capres pada Minggu (14/5), meskipun ia berkelit dengan kabar beredarnya video porno dirinya dengan seorang wanita.

 

“Dengan mundurnya Ince, maka Pemilu Turki hanya akan diikuti tiga capres,” sambungnya mengungkapkan.

 

Dari kejadian Pilpres di Turki itu, doktor komunikasi politik lulusan America Global University ini menilai seharusnya bisa direnungi Ganjar Pranowo.

 

“Harusnya Ganjar yang sudah viral di medsos, yang suka nonton film biru ini juga harus mundur,” pungkasnya. (*)


SANCAnews.id – Polisi memeriksa sejumlah saksi terkait kasus penembakan terhadap Habib Bahar bin Smith di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jumat (12/5/2023) pekan lalu.

                                                     

Habib Bahar ditembak oleh orang tak dikenal (OTK). Terkait ini polisi telah memeriksa delapan saksi.

 

"Ada delapan saksi, termasuk Bahar karena diperiksa saat laporan," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Ibrahim Tompo, Senin (15/5/2023).

 

Ibrahim mengatakan penembakan Habib Bahar diduga terjadi pada Jumat (12/5) di sekitar Pusdiklat Dishub dan dilaporkan ke polisi pada Sabtu (13/5).

 

Lokasi tersebut tak jauh dari Pondok Pesantren (Ponpes) Tajul Alawiyyin Pabuaran yang dipimpin Habib Bahar bin Smith.

 

Berdasarkan pemeriksaan awal, menurut Ibrahim, kasus bahar itu terjadi saat Bahar Smith tengah mencoba mobil yang telah diperbaiki.

 

Namun sejauh ini, menurutnya tidak ada saksi yang berada di lokasi saat dugaan penembakan terjadi.

 

Ibrahim pun belum menjelaskan identitas tujuh orang saksi itu selain Bahar Smith selaku korban yang diperiksa.

 

Dari peristiwa itu, menurutnya Bahar diduga mengalami luka di bagian perut. Meski begitu, menurutnya kini hasil pemeriksaan visum atas Habib Bahar bin Smith masih belum keluar hingga Senin ini.

 

"Sehingga kita belum bisa menginfokan lebih lanjut terkait kondisi dan penyebab luka tersebut, kejadiannya masih didalami jadi belum ada kesimpulan terkait tentang kejadiannya termasuk penyebab lukanya," kata Ibrahim.

 

Kasus dugaan penembakan terhadap Habib Bahar bin Smith itu dilaporkan ke Polsek Kemang Polres Bogor dengan laporan polisi nomor : LP/--/B/V/2023/SPKT/POLSEK KEMANG/POLRES BOGOR/POLDA JABAR. (suara)


 

SANCAnews.id – Kabar dugaan Habib Bahar bin Smith ditembak tengah viral di media sosial. Kanal YouTube dengan nama MAHESA AL BANTANI memberikan kesaksian terkait informasi Habib Bahar bin Smith ditembak.

 

Menurut orang tersebut, ada pihak ketiga yang profesional sudah mengincar Habib Bahar bin Smith sudah lama.

 

"Jika ini benar saya minta, kedua kubu saya ajak untuk meredam. Saya juga minta pihak kesultanan jangan mudah terpancing, karena ini pihak ketiga," ucapnya, dikutip Minggu (14/5/2023).

 

"Jelas sekali ini kekuatan pihak ketiga," sambungnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan dari pihak Habib Bahar pun juga pihak kepolisian kaitan kabar tersebut.

 

Namun, video tersebut mengundang reaksi dari para netizen.

 

"Tenaaaang saudara....jangan gundah...jangan panik!!! Teror telah menimpa kami di malam minggu yang syahdu ini....Selepas pulang dari karaoke di mangga besar, kami ditembak!!!....Kami ditembak!!! Tapi untunglah, peluru dari para pembenci2 ini hanya menyerempet saja saudara...Bagian barat daya tompel kami saja yang sedikit terluka ...Tetap tenang saudara....Tetap solid untuk selalu jadi budak," tulis netizen.

 

"semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT," tulis netizen.

 

"bahar terlalu pandai buat sandiwara biasanya begitu," tulis netizen. (suara)


SN

{picture#} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Diberdayakan oleh Blogger.